Ia memaparkan detailnya. Jenazah dengan nomor postmortem 62B.01 ini cocok dengan data antemortem AM004. Prosesnya tidak main-main. Pemeriksaan sidik jari, data gigi, properti, hingga ciri-ciri medis semuanya mengarah pada satu nama: Florencia Lolita Wibisono.
Sebelum Florencia, tim sebenarnya sudah lebih dulu membawa turun seorang korban laki-laki. Evakuasinya dilakukan Rabu pagi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Korban pertama ini diangkut dengan helikopter Basarnas, dari Desa Lampeso menuju Lanud Sultan Hasanuddin.
Namun begitu, untuk korban laki-laki ini, prosesnya masih berjalan. Pemeriksaan postmortem masih dilakukan demi memastikan identitasnya. Pekerjaan tim DVI di lokasi bencana yang sulit ini jelas belum usai.
Artikel Terkait
Wali Kota Hasto Ingin Code Jadi Destinasi Wisata, Mural dan Pentas Seni Bakal Dihadirkan
Klaim Dua Malam Menteri Purbaya Saat Rupiah Kepayahan
Homo Eggiensis: Sindiran Sutoyo Abadi pada Restorative Justice yang Menggadaikan Etika
Di Balik Jeruji Yordania: Kisah Ibu dan Anak dengan ADHD yang Terjerat Kasus Terorisme Daring