Keterbukaan pemerintah soal stok BBM yang cuma cukup untuk tiga pekan ke depan disambut positif oleh anggota DPR. Menurut Rahmat Gobel dari Komisi VI, pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia itu justru bentuk transparansi yang diperlukan. Baginya, membuka kondisi riil cadangan energi nasional itu penting untuk membangun kepercayaan publik.
“Kita harus terbuka kepada masyarakat mengenai kondisi yang ada,” ujar Gobel.
Ia menambahkan, “Di saat yang sama, masyarakat juga perlu diajak menyikapi situasi ini dengan bijak, misalnya dengan mulai berhemat dalam penggunaan energi.”
Pernyataan itu disampaikannya dalam kunjungan kerja reses di Surabaya, Jumat lalu. Di sisi lain, Gobel tak menampik bahwa situasi global memang sedang memanas. Konflik di Timur Tengah, terutama ketegangan antara Iran, Israel, dan AS, jelas bikin was-was. Guncangan di kawasan itu berpotensi mengganggu stabilitas pasokan minyak dan gas dunia, yang ujung-ujungnya bisa berdampak ke sektor kelistrikan kita.
Namun begitu, ia melihat situasi ini justru jadi momentum belajar. Saatnya Indonesia memperkuat ketahanan energi nasional agar tak gampang goyah oleh gejolak luar.
Artikel Terkait
Waspada Hujan dan Angin Kencang, Wajo Berpotensi Alami Suhu Ekstrem
Perempuan Tewas Tertimpa Tembok Roboh di Karangpilang
Tiga Tewas, Satu Hilang dalam Insiden Kapal Terbalik di Perairan Batam
Tiongkok Desak Penghentian Operasi Militer di Timur Tengah, Khawatir Konflik Meluas