Piala Dunia 2026 akan segera bergulir. Turnamen edisi perdana dengan format 48 negara ini dibuka dengan laga antara tuan rumah bersama Meksiko melawan Afrika Selatan di Stadion Azteca, Mexico City, Jumat dini hari nanti. Pertandingan ini menjadi duel pembuka Grup A sekaligus mengawali rangkaian total 104 pertandingan yang akan berlangsung hingga partai puncak.
Laga ini bukan sekadar pertandingan pembuka biasa. Duel ini merupakan ulangan dari partai pembuka Piala Dunia 2010 di Johannesburg, saat itu Meksiko dan Afrika Selatan bermain imbang 1-1. Gol ikonik Siphiwe Tshabalala kala itu sempat membawa tuan rumah unggul, sebelum Rafael Marquez menyamakan kedudukan untuk El Tri. Kini, 16 tahun berselang, kedua tim kembali bertemu di panggung yang sama dengan misi berbeda.
Bagi Meksiko, turnamen kali ini menjadi ajang penebusan. Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, mereka gagal melaju ke babak gugur untuk pertama kalinya sejak 1978. Catatan itu menjadi noda bagi tim yang selama ini dikenal sebagai langganan fase knockout. Namun, di bawah asuhan Javier Aguirre, performa El Tri menunjukkan tren positif sepanjang tahun ini. Mereka mampu menahan imbang tim kuat Eropa seperti Portugal dan Belgia, kemudian meraih tiga kemenangan beruntun melawan Ghana, Australia, dan yang paling impresif, menghancurkan Serbia dengan skor telak 5-1 di Toluca pekan lalu.
Tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan pembuka Piala Dunia terakhir sejak 1994 dengan rincian lima kemenangan dan dua hasil imbang menjadi modal berharga. Dukungan penuh dari 83.000 penonton di Stadion Azteca diprediksi akan menjadi energi tambahan bagi skuad Meksiko untuk mempertahankan tradisi positif tersebut.
“Semoga pertandingan berjalan dengan baik. Saya sangat yakin para penggemar akan menyemangati kami, membantu kami, dan seluruh negeri akan mendukung kami,” ujar Javier Aguirre. Pelatih berusia 66 tahun itu menegaskan bahwa timnya dalam kondisi prima. “Kami berada dalam kondisi fisik, atletik, dan bahkan mental terbaik. Para pemain sangat bersemangat. Kami semua sangat menantikan momen ini tiba.”
Meski optimistis, Aguirre tidak meremehkan lawan. Ia memiliki pengalaman pahit saat menghadapi Afrika Selatan ketika menangani tim nasional Mesir di Piala Afrika kekalahan yang membuatnya dipecat. “Mereka adalah tim yang tangguh, bukan dengan gaya Afrika sepenuhnya, tetapi perpaduan dengan sepak bola Eropa. Mereka memiliki pelatih asal Belgia dan beberapa pemain yang menarik. Saya sangat menghormati mereka. Ini tidak akan mudah,” katanya.
Di sisi lain, Afrika Selatan datang dengan ambisi besar. Kembali ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak menjadi tuan rumah pada 2010, tim Bafana Bafana tidak ingin sekadar menjadi pelengkap. Mereka lolos ke turnamen ini setelah melalui babak kualifikasi CAF yang dramatis, dan kini menargetkan kemenangan di laga perdana.
“Meksiko adalah tim yang bagus dan ambisius yang menekankan pergerakan. Tidak ada yang lain selain menunjukkan level terbaik. Kita harus tahu apa yang harus dilakukan ketika mereka menguasai bola, dan ketika kita menguasainya,” kata pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos. Pelatih asal Belgia itu menambahkan bahwa tiga poin dari laga ini mungkin akan cukup untuk membawa timnya melaju ke babak sistem gugur. “Tiga poin akan membawa kami lolos. Keempat tim di Grup A tidak terlalu berbeda dalam hal kualitas. Itu berarti ada tiga pertandingan sulit di depan. Misi kami adalah menciptakan sejarah dengan mencapai babak kedua.”
“Saya bermimpi tentang akhir yang indah di mana Afrika Selatan mencapai babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya setelah tiga kali tersingkir di babak pertama,” tambahnya. Dalam laga uji coba terakhir, Afrika Selatan bermain imbang 1-1 melawan Jamaika. Mereka juga mengejar kemenangan pertama atas Meksiko sejak keunggulan 2-1 di Piala Emas CONCACAF pada Juli 2005.
Dari segi pemain, Meksiko masih mengandalkan sejumlah wajah lama. Kiper veteran Guillermo Ochoa berharap menjadi pemain pertama yang berkompetisi di enam edisi Piala Dunia. Kapten tim Edson Alvarez, yang akan menggenapi caps internasionalnya yang ke-99, diplot sebagai bek tengah. Sementara di lini depan, Aguirre tetap bertumpu pada ketajaman bomber berusia 35 tahun, Raul Jimenez.
Di kubu Afrika Selatan, Aubrey Modiba berpeluang menjadi starter di posisi bek kiri setelah pulih dari cedera hamstring dan menyelesaikan sesi latihan penuh awal pekan ini. Ia akan mendampingi Ime Okon dan Mbekezeli Mbokazi yang bisa dipilih untuk menjadi starter di jantung pertahanan. Di lini depan, Broos masih mengandalkan Oswin Appollis yang berkontribusi langsung pada enam gol timnya di kualifikasi Piala Dunia, dengan dua gol dan empat assist. Ia bisa bekerja sama dengan striker Burnley, Lyle Foster yang mencetak gol melawan Jamaika pada pertandingan terakhir.
Prakiraan susunan pemain untuk laga ini adalah sebagai berikut. Meksiko (4-3-3): Ochoa; Sanchez, Montes, Alvarez, Gallardo; Gutierrez, Fidalgo, Pineda; Alvarado, Jimenez, Quinones. Afrika Selatan (4-3-3): Williams; Mudau, Mbokazi, Okon, Modiba; Mbatha, Sithole, Mokoena; Appollis, Foster, Moremi.
Artikel Terkait
PSSI Ancam Larang Suporter Masuk Stadion Usai Beckham Putra Dihina Saat Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik
Korea Selatan Vs Republik Ceko: Ancaman Bola Mati dan Cedera Warnai Laga Perdana Piala Dunia 2026
Dua Polemik Besar Bayangi Piala Dunia 2026: Wasit Ditolak Masuk AS dan Harga Tiket Dikritik Tajam
Portugal Kalahkan Nigeria 2-1, Penampilan Ronaldo Justru Tuai Kritik Tajam