PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) memastikan pabrik amonia Banggai yang dikelola anak usahanya, PT Panca Amara Utama (PAU), telah kembali beroperasi penuh setelah menjalani serangkaian pemeliharaan terjadwal. Proses pemulihan operasional fasilitas tersebut resmi dimulai sejak 8 Juni 2026, menandai rampungnya kegiatan inspeksi dan perawatan menyeluruh yang telah direncanakan sebelumnya.
Manajemen ESSA menyampaikan bahwa seluruh tahapan pekerjaan berhasil diselesaikan tepat waktu. Kegiatan tersebut mencakup inspeksi komprehensif, pemeliharaan berbagai fasilitas, penggantian sejumlah peralatan, serta program peningkatan keandalan operasional pabrik.
"Saat ini BAP telah kembali beroperasi secara penuh (fully operational)," tulis manajemen ESSA dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Selasa (9/6/2026).
Pabrik amonia Banggai, yang dikenal dengan nama Banggai Ammonia Plant (BAP), merupakan salah satu fasilitas produksi amonia yang mengadopsi teknologi canggih, yakni KBR Reforming Exchanger System & Purifier Technology. Teknologi ini memungkinkan proses produksi berjalan lebih efisien dan ramah lingkungan.
Lokasi pabrik berada di dekat Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Fasilitas ini memproduksi senyawa kimia amonia yang menjadi bahan baku utama bagi industri pupuk, bahan peledak, serta berbagai produk petrokimia lainnya. Sejak pertama kali beroperasi secara komersial pada Agustus 2018, pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi mencapai 700 ribu metrik ton per tahun.
Artikel Terkait
BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,50 Persen dan Beri Insentif Baru untuk Tarik Arus Modal Asing
SOFA Akuisisi 10 Persen Saham Perusahaan Pengelola Sampah Energi Milik Zhejiang Weiming
Jababeka Bagikan Dividen Rp42,31 Miliar, Setara Rp2 per Saham
Pendapatan Non-Tambang PT Dian Swastatika Sentosa Naik Jadi 7,6 Persen, Didorong Bisnis Digital dan Teknologi