Ratusan warga menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di kawasan Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu malam. Aksi tersebut berlangsung di sepanjang Jalan Cikini Raya saat langit sudah gelap, dan berakhir setelah pihak kepolisian membubarkan massa.
Pembubaran dilakukan karena para pengunjuk rasa dinilai tidak menyampaikan pemberitahuan terlebih dahulu kepada aparat keamanan. Selain itu, massa juga kedapatan membakar ban di tengah jalan, sebuah tindakan yang melanggar ketentuan dalam pelaksanaan demonstrasi.
Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menjelaskan bahwa aksi tersebut berlangsung dari pukul 20.30 WIB hingga 21.30 WIB. Ia menegaskan bahwa kegiatan tanpa pemberitahuan dan disertai aksi pembakaran ban menjadi alasan utama aparat membubarkan massa.
“Pukul 20.30 WIB sampai 21.30 WIB, kegiatan tanpa pemberitahuan dan melanggar ketentuan membakar ban, sehingga kita bubarkan,” ujar Braiel kepada wartawan.
Setelah dibubarkan, situasi di lokasi perlahan kembali normal. Braiel memastikan bahwa tidak ada satu pun peserta aksi yang diamankan dalam peristiwa tersebut. “Sudah dibubarkan, situasi aman. Tidak ada yang diamankan,” tegasnya.
Artikel Terkait
Listrik Padam Berjam-jam di Bekasi Tanpa Pemberitahuan, Warga Keluhkan Gangguan Pekerjaan
Kajari Medan Bantah Tuduhan Pemerasan Kontraktor di Kupang: Itu Fitnah
Tiga Girl Group HYBE — LE SSERAFIM, ILLIT, dan KATSEYE — Rilis Single Kolaborasi “ICONIC BY MISTAKE” Pekan Ini
SBY Sebut Penguatan Rupiah dan IHSG sebagai Kabar Baik, Dorong Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi