Penyerang Tim Nasional Indonesia, Ole Romeny, dinobatkan sebagai pemain terbaik setelah gol tunggalnya pada menit ke-11 memastikan kemenangan 1-0 atas Mozambik dalam laga FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa, 9 Juni 2026. Pemain berusia 25 tahun itu kembali membuktikan ketajamannya sebagai ujung tombak andalan di kotak penalti.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, penggawa Oxford United itu mengaku tampil percaya diri dan nyaman bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri. “Saya merasa seperti di rumah sendiri di sini. Saya merasa sangat nyaman di stadion ini dan bersama orang-orang di sekitar saya,” ujar Romeny. Ia menambahkan, “Setiap kali saya bermain dan mengenakan jersi Indonesia, saya merasa bebas. Dalam kondisi seperti itu, saya bisa mengekspresikan diri dengan cara terbaik.”
Sejak melakukan debut pada Maret tahun lalu, Ole Romeny telah mengoleksi enam gol dari sepuluh penampilan bersama Timnas Indonesia. Menariknya, lima dari enam gol tersebut lahir di SUGBK yang selalu dipadati suporter fanatik. Rangkaian golnya di kandang dimulai saat ia menjadi penentu kemenangan 1-0 atas Bahrain dan China pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Ketajamannya berlanjut ketika ia menyumbang satu gol dalam kemenangan telak 4-0 atas Saint Kitts dan Nevis pada FIFA Series 2026 Maret lalu. Pada jeda internasional Juni ini, Romeny kembali mencatatkan namanya di papan skor saat menghadapi Oman dan Mozambik. Satu-satunya gol tandang yang ia cetak sejauh ini terjadi di Stadion Sydney, Australia, meskipun Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1-5 pada laga debutnya.
“Saya sangat menikmati setiap menit pertandingan bersama rekan setim dan dukungan suporter di tribun. Saya benar-benar menyukai atmosfer sepak bola di negara ini,” pungkas Romeny.
Artikel Terkait
Dolar AS Melemah Tipis Menjelang Rilis Data Inflasi, Investor Waspadai Sikap Hawkish The Fed
Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Tunggal Motor di Cibinong
Polda Sumsel Musnahkan Sabu dan Ekstasi Hasil 25 Kasus, Selamatkan 34.252 Jiwa
LPPM Universitas Terbuka Dorong Penguatan SDM dan Wisata Berkelanjutan di Pulau Pahawang