Samarinda - Peta persaingan di papan atas Super League 2025/2026 mendadak berubah drastis Sabtu malam lalu. Di Stadion Segiri yang riuh, Borneo FC benar-benar menggila. Mereka menghancurkan Persebaya Surabaya dengan skor telak 5-1. Sebuah pernyataan keras yang langsung menggetarkan papan klasemen.
Duel panas dua tim papan atas itu berjalan dengan tempo tinggi sejak wasit meniup peluit awal. Serangan datang silih berganti, tapi Borneo tampil jauh lebih beringas dan efektif di hadapan pendukung fanatiknya. Hasilnya? Sebuah pertunjukan gol yang mungkin tak pernah dibayangkan oleh skuat Persebaya.
Juan Villa jadi salah satu bintangnya. Striker itu mencetak dua gol, masing-masing di menit ke-15 dan 59. Tapi pesta gol Pesut Etam tak berhenti di situ. Mariano Peralta menambah keunggulan tiga menit berselang. Koldo Obieta dan Marcos Astina kemudian menutup pesta dengan gol di menit 68 dan masa injury time.
Persebaya tampak tak berdaya. Mereka cuma bisa memperkecil ketertinggalan di menit 73 melalui Leo Lelis. Namun itu jelas tak cukup untuk mengubah nasib buruk mereka malam itu.
Di sisi lain, di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, ada pesta gol serupa. Persita Tangerang juga tak mau ketinggalan. Menjamu Madura United, Pendekar Cisadane langsung tampil agresif dan membungkam tamunya dengan skor 4-1.
Ahmad Nur Hardianto membuka keran gol cepat, di menit ke-4. Pablo Ganet menggandakannya lima menit kemudian. Lalu, Rayco Rodriguez seolah tak mau kalah, mencetak dua gol sekaligus di menit 16 dan 31. Madura United cuma bisa membalas lewat Riquelme Silva di babak kedua.
Dua kemenangan besar ini, tentu saja, berdampak langsung pada klasemen. Borneo FC sukses menggeser Persija Jakarta dari posisi runner-up. Kini mereka mengumpulkan 53 poin, cuma selisih satu angka dari pemuncak, Persib Bandung. Situasinya jadi sangat ketat.
Sementara itu, kemenangan Persita membawa mereka melompat ke posisi lima. Mereka mengambil alih tempat yang sebelumnya diisi Persebaya, dengan koleksi 39 poin dari 25 laga. Musim ini memang masih panjang, tapi malam Sabtu itu jelas menjadi peringatan keras bagi semua pesaing. Perlombaan semakin panas.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Finis ke-15 di Moto3 Hungaria Usai Jalani Penalti
Final Indonesia Open 2026: Raymond/Joaquin Siapkan Nazar Unik Demi Kalahkan Ganda Malaysia
AS Kalah 1-2 dari Jerman di Laga Uji Coba, Pochettino Petik Pelajaran Berharga
Capello Akui Paksa Ronaldo Hengkang dari Madrid karena Gangguan Gaya Hidup