Dari lereng Gunung Bulusaraung yang kelam, kabar duka kembali datang. Tim gabungan DVI akhirnya berhasil mengidentifikasi satu jenazah perempuan, korban dari pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Pangkep, Sulawesi Selatan.
Perempuan itu bernama Florencia Lolita Wibisono. Ia adalah seorang pramugari pesawat tersebut. Jenazahnya sendiri merupakan korban kedua yang ditemukan pada Senin lalu, namun proses identifikasi membutuhkan waktu dan ketelitian ekstra.
Menurut penjelasan Kabid Dokkes Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Haris, pemeriksaan terhadap jenazah yang diserahkan Selasa malam itu telah rampung.
Artikel Terkait
Wali Kota Hasto Ingin Code Jadi Destinasi Wisata, Mural dan Pentas Seni Bakal Dihadirkan
Klaim Dua Malam Menteri Purbaya Saat Rupiah Kepayahan
Homo Eggiensis: Sindiran Sutoyo Abadi pada Restorative Justice yang Menggadaikan Etika
Di Balik Jeruji Yordania: Kisah Ibu dan Anak dengan ADHD yang Terjerat Kasus Terorisme Daring