Dari lereng Gunung Bulusaraung yang kelam, kabar duka kembali datang. Tim gabungan DVI akhirnya berhasil mengidentifikasi satu jenazah perempuan, korban dari pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Pangkep, Sulawesi Selatan.
Perempuan itu bernama Florencia Lolita Wibisono. Ia adalah seorang pramugari pesawat tersebut. Jenazahnya sendiri merupakan korban kedua yang ditemukan pada Senin lalu, namun proses identifikasi membutuhkan waktu dan ketelitian ekstra.
Menurut penjelasan Kabid Dokkes Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Haris, pemeriksaan terhadap jenazah yang diserahkan Selasa malam itu telah rampung.
Artikel Terkait
Mendikdasmen Dukung Aturan Batasi Gawai untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Kapolsek Kaliwungu Dikeroyok Massa Saat Bubarkan Tawuran di Waktu Sahur
Anggota DPR Soroti Dampak Ganda Program Makan Bergizi Gratis: Ciptakan Lapangan Kerja hingga Gerakkan Ekonomi Lokal
BGN Temukan 78 Dapur Gizi di Solo Raya Langgar Aturan Teknis