Kepala sekolah Hermansyah mengonfirmasi kerusakan tersebut. Ia mendapat telepon tentang ledakan di dekat sekolahnya.
"Saya ditelepon terjadi ledakan di lapangan padel samping sekolah. Untuk kronologi saya masih belum tahu, yang saya dengar dari gas," jelas Hermansyah.
Ia bersyukur, meski bangunan rusak, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. "Alhamdulillah tidak ada korban," katanya.
Menyikapi situasi ini, pihak sekolah mengambil langkah cepat. Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar dialihkan ke sistem daring. Langkah ini demi keselamatan siswa sambil menunggu proses pemeriksaan dan perbaikan bangunan yang rusak. Di sisi lain, kerusakan terparah jelas terpusat di area episentrum ledakan. Kafe dan lapangan padel itu kini dipenuhi material bangunan yang berserakan, fasilitasnya hancur tak berbentuk.
Kerugian materiel awal diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Sampai berita ini diturunkan, petugas masih sibuk melakukan penanganan di lokasi. Penyebab pasti ledakan masih diselidiki, dengan dugaan sementara mengarah pada kebocoran gas. Investigasi terus berlanjut.
Artikel Terkait
Pemerintah Yakin Ekonomi Tumbuh 5,5% di 2026, Bantah Proyeksi Bank Dunia
BNN Temukan Kandungan Narkotika dalam Cairan Vape, Usulkan Pelarangan
Kejati DKI Geledah Kantor KemenPU, Menteri Dody Mengaku Tak Diberi Penjelasan
AS Pertahankan Armada di Iran Meski Gencatan Senjata, Trump Ancam Serangan Lebih Dahsyat Jika Dilanggar