Pakistan siap jadi tuan rumah babak baru perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Kabar ini datang langsung dari Perdana Menteri Shehbaz Sharif, yang mengonfirmasi bahwa pertemuan lanjutan akan digelar di Islamabad pada 10 April mendatang. Tujuannya jelas: melanjutkan pembicaraan soal gencatan senjata yang baru saja disepakati kedua negara.
Sharif, yang bertindak sebagai mediator, terlihat optimis. Dia menyambut baik pengumuman gencatan senjata dari Presiden AS Donald Trump dan pernyataan serupa dari pihak Iran. Menurutnya, langkah ini adalah isyarat bijaksana yang patut diapresiasi.
Dalam pernyataannya di media sosial X, Rabu (8/4), Sharif tak ragu mengulurkan undangan.
"Saya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemimpin kedua negara, dan mengundang delegasi-delegasi mereka ke Islamabad pada hari Jumat, 10 April 2026, untuk bernegosiasi lebih lanjut guna mencapai kesepakatan yang konklusif untuk menyelesaikan semua perselisihan," tulisnya.
Artikel Terkait
Menko Airlangga: Ekonomi Indonesia Tangguh, Proyeksi Pertumbuhan 2025 Capai 5,11%
Driver Ojol Meninggal Diduga Akibat Sakit Usai Antar Paket di Bogor
Prabowo Apresiasi Peran Positif Rusia dalam Pertemuan Bilateral dengan Putin
Mertua Buka Suara, Konfirmasi Lindi Hamil Sebelum Nikahi Virgoun