Kecelakaan Maut di Cadas Pangeran Tewaskan Seorang Ayah, Anak Kritis

- Selasa, 07 April 2026 | 17:30 WIB
Kecelakaan Maut di Cadas Pangeran Tewaskan Seorang Ayah, Anak Kritis

Detik-Detik Mencekam di Cadas Pangeran: Ayah Tewas, Anak Kritis

Suasana malam di Jalan Raya Bandung-Cirebon, tepatnya di kawasan Cadas Pangeran, Pamulihan, Sumedang, mendadak berubah jadi mencekam Senin (6/4) kemarin. Sebuah kecelakaan maut melibatkan truk dan sepeda motor merenggut nyawa seorang ayah dan melukai putrinya.

Korban tewas diidentifikasi sebagai Joko Sumanto, 65 tahun. Saat kejadian, ia sedang membonceng putrinya, Bunga Pratiwi (19). Nasib malang menimpa mereka di jalur yang dikenal ekstrem itu.

Menurut informasi awal, motor Honda Supra Fit yang dikendarai Joko melaju dari Bandung menuju Sumedang. Di jalur yang sama, sebuah truk dengan nomor polisi H 9544 OW juga berjalan. Lalu apa yang terjadi? Diduga, terjadi kontak antara motor dengan badan truk. Joko terjatuh. Parahnya, ia kemungkinan terlindas ban belakang truk hingga tewas di tempat kejadian.

Bunga, sang anak yang dibonceng, selamat. Tapi bukan berarti ia baik-baik saja. Gadis asal Pasanggrahan Baru ini mengalami luka berat di bagian kakinya akibat benturan keras.

"Kedua korban langsung dievakuasi menggunakan kendaraan Unit Gakkum dan ambulans PMI ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang untuk penanganan medis lebih lanjut,"

kata Rangga, Humas RSUD setempat, Selasa (7/4).

Proses evakuasi malam itu bikin bulu kuduk merinding. Di tengah gelapnya Cadas Pangeran, petugas berusaha mengevakuasi jenazah dan korban luka. Arus lalu lintas dari dua arah pun macet total, tersendat cukup lama.

Kini, penyelidikan diambil alih Unit Gakkum Satlantas Polres Sumedang. Mereka masih olah TKP dan periksa saksi, termasuk sopir truk. Tujuannya jelas: mencari tahu penyebab pastinya. Apakah ini murni kelalaian pengemudi, atau ada faktor teknis pada kendaraan yang berperan.

Peristiwa tragis ini sekali lagi mengingatkan kita. Jalur Cadas Pangeran memang butuh kewaspadaan ekstra. Terutama di malam hari, dengan penerangan seadanya dan lalu lintas truk yang tak pernah sepi. Nyawa taruhannya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar