Persib Gelar TC Tertutup di Bali, Fokus Fisik dan Kekompakan

- Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:15 WIB
Persib Gelar TC Tertutup di Bali, Fokus Fisik dan Kekompakan

Persib Bandung telah tiba di Bali untuk menjalani pemusatan latihan (TC) sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim kompetisi 2026-2027. Klub berjuluk Maung Bandung ini memilih menggelar latihan secara tertutup dan akan mengikuti turnamen persahabatan di Pulau Dewata.

Keputusan ini diambil setelah Persib mengakhiri Piala Presiden 2026 sebagai runner-up. Manajemen dan tim pelatih langsung bergerak cepat untuk menyiapkan komposisi terbaik tanpa membuang waktu. TC dijadwalkan berlangsung pada 11-19 Agustus 2026.

Fokus Peningkatan Fisik

Selama di Bali, seluruh menu latihan dirancang khusus secara tertutup untuk menjaga fokus pemain. "Selama berada di Bali, Persib akan menjalani program latihan secara tertutup," tulis laman resmi Persib, dikutip Rabu (12/8/2026).

Fokus utama tidak hanya pada penggenjotan fisik, tetapi juga mematangkan strategi taktik. "Selain meningkatkan kondisi fisik dan mematangkan aspek taktikal, tim pelatih juga memanfaatkan TC ini untuk membangun kekompakan skuad yang akan menghadapi musim dengan agenda padat," tambah keterangan resmi klub.

Sebagai tambahan porsi latihan, Maung Bandung akan turun dalam turnamen persahabatan bertajuk Dewata Challenge Series 2026.

Padatnya Agenda Kompetisi

Dalam ajang pramusim tersebut, Persib dijadwalkan berhadapan dengan Sabah FC asal Malaysia pada 15 Agustus 2026, dan ditutup dengan laga melawan tuan rumah Bali United pada 18 Agustus 2026.

Ambisi juara bertahan Super League tiga musim beruntun ini juga terlihat dari pergerakan aktif di bursa transfer. Manajemen telah mendatangkan dan mempromosikan total 11 pemain baru, termasuk Mariano Peralta, Balsa Sekulic, Ragnar Oratmangoen, dan Gabriel Mutombo.

Langkah antisipasi ini diambil mengingat Persib harus membagi fokus ke empat ajang kompetisi musim depan: Super League, League Cup, ASEAN Club Championship (ACC), dan AFC Champions League (ACL) Two.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags