KH. Muhammad Saiful Anam Al-Hafidz, ulama terkemuka asal Tulungagung, Jawa Timur, menegaskan bahwa menyampaikan kebenaran di hadapan penguasa yang zalim merupakan bentuk jihad paling utama. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah kesempatan yang videonya beredar di media sosial.
Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an (PPTQ) Lubabul Fattah di Dusun Mekarsari, Desa Tunggulsari, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, ini mengutip sebuah hadits yang diriwayatkan dari para sahabat. Dalam hadits tersebut, para sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW, "Apa jihad yang paling utama?" Beliau menjawab, "Kalimat kebenaran di hadapan penguasa yang zalim."
Menurut Kiai Saiful, jihad tersebut mencakup upaya menyampaikan kebenaran ketika pemerintah tidak amanah atau memiliki kebijakan yang keliru. Ia mencontohkan perjuangan anak-anak muda yang saat ini menyuarakan aspirasi masyarakat di Jakarta sebagai bentuk jihad yang nyata.
"Kiai tuh begini. Bukan ho'oh ho'oh di depan rezim," ujarnya dalam video yang diunggah akun X @thoriqatuna, menegaskan sikap kritis yang seharusnya dimiliki seorang ulama terhadap penguasa.
Artikel Terkait
Lomba Tarik Bus hingga Titian Pinang, Warga Rayakan HUT RI dengan Kreativitas
Lomba Tarik Bus Double Decker Meriahkan HUT ke-81 RI di Tulungagung dan Magelang
Mantan Mufti Ukraina: Jihad Bukan Kekerasan, tapi Perlindungan Kaum Lemah
ODGJ di Tulungagung Ngamuk Bawa Senapan Angin, Pedagang Sayur Terluka