Posisi Pakistan dalam hal ini cukup unik. Mereka punya hubungan dekat dengan Trump, namun di sisi lain, sangat memerhatikan situasi di Iran yang merupakan tetangganya. Tak heran, dalam beberapa pekan terakhir, Islamabad muncul sebagai penengah yang kredibel dan saluran komunikasi rahasia antara Washington dan Teheran.
"Kami sangat berharap, bahwa 'Perundingan Islamabad' berhasil mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan," tambah Sharif penuh harap. "Dan ingin berbagi lebih banyak kabar baik di hari-hari mendatang."
Gencatan senjata yang jadi bahan pembicaraan ini sendiri terwujud dalam situasi yang sangat mendesak. Kesepakatan untuk berhenti tembak-menembak selama dua minggu itu dicapai kurang dari satu jam sebelum tenggat waktu ultimatum Trump untuk melancarkan serangan besar-besaran ke Teheran. Waktunya benar-benar mepet.
Artikel Terkait
KontraS Laporkan Kasus Andrie Yunus ke Bareskrim, Duga Ada Percobaan Pembunuhan
Pemerintah Tegaskan Belum Putuskan Penarikan Pasukan Perdamaian dari Lebanon
Presiden Prabowo Wanti-wanti Bahaya Hoaks dan Fitnah AI di Media Sosial
Projo Serukan Persatuan dan Optimisme Hadapi Gejolak Global