Proses penggabungan 15 BUMN logistik kini digeber. Targetnya, dalam satu bulan ke depan, seluruh proses konsolidasi ini sudah bisa rampung dan diumumkan ke publik. Ini bukan sekadar penggabungan biasa, melainkan bagian dari upaya transformasi besar-besaran untuk menguatkan daya saing perusahaan pelat merah.
Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, mengonfirmasi percepatan ini. Menurutnya, langkah ini diambil agar manfaat kehadiran BUMN logistik bisa lebih terasa bagi masyarakat.
ujar Dony, Selasa lalu.
Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa PT Pos Indonesia akan dijadikan sebagai perusahaan jangkar. Nantinya, posisi ini membuatnya membawahi sejumlah anak usaha dari ekosistem logistik lain. Beberapa di antaranya adalah PT Semen Indonesia Logistik, PT Pupuk Indonesia Logistik, dan juga PT KAI Logistik.
Di sisi lain, restrukturisasi BUMN secara keseluruhan memang sedang dikebut. Dony berharap, dengan konsolidasi ini, kemampuan bisnis BUMN logistik bisa lebih optimal. Proses bisnis pun diharapkan jadi lebih efektif dan efisien.
Artikel Terkait
KPK Kaji Ulang Dokumen, Panggilan Lanjutan untuk Ridwan Kamil Masih Tunggu Kepastian
Amar Bank Catat Laba Tertinggi Rp249,6 Miliar di 2025, Kredit Tumbuh 35,7%
Proyeksi Laba Operasional Samsung Kuartal I-2026 Tembus Rp650 Triliun, Dipicu Demam AI
Roy Suryo Dukung Pelaporan Rismon, Minta Polisi Usut Video Tudingan Dana JK untuk Isu Ijazah Jokowi