Proses penggabungan 15 BUMN logistik kini digeber. Targetnya, dalam satu bulan ke depan, seluruh proses konsolidasi ini sudah bisa rampung dan diumumkan ke publik. Ini bukan sekadar penggabungan biasa, melainkan bagian dari upaya transformasi besar-besaran untuk menguatkan daya saing perusahaan pelat merah.
Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, mengonfirmasi percepatan ini. Menurutnya, langkah ini diambil agar manfaat kehadiran BUMN logistik bisa lebih terasa bagi masyarakat.
"Kita akan mengonsolidasikan 15 (BUMN logistik), sudah mulai prosesnya. Insyaallah juga dalam satu bulan ini akan selesai dan akan kita announce 15 perusahaan menjadi satu perusahaan logistik nasional,"
ujar Dony, Selasa lalu.
Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa PT Pos Indonesia akan dijadikan sebagai perusahaan jangkar. Nantinya, posisi ini membuatnya membawahi sejumlah anak usaha dari ekosistem logistik lain. Beberapa di antaranya adalah PT Semen Indonesia Logistik, PT Pupuk Indonesia Logistik, dan juga PT KAI Logistik.
Di sisi lain, restrukturisasi BUMN secara keseluruhan memang sedang dikebut. Dony berharap, dengan konsolidasi ini, kemampuan bisnis BUMN logistik bisa lebih optimal. Proses bisnis pun diharapkan jadi lebih efektif dan efisien.
"Insyaallah mudah-mudahan semakin cepat proses transformasi BUMN dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Indonesia,"
tambahnya.
Gagasan rasionalisasi jumlah BUMN ini sendiri sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Beliau menekankan, restrukturisasi bukan cuma soal efisiensi, tapi juga menyangkut daya saing global.
Prabowo punya alasan untuk percaya. Sebelumnya, pemerintah telah membentuk Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Dan dalam tahun pertamanya, badan itu disebut-sebut berhasil mencetak return on asset (ROA) fantastis, mencapai 300 persen.
"Jadi, premis kita ternyata benar. Konsolidasi satu manajemen dengan rasional, dengan standar-standar terbaik dunia, return on asset saya terima di atas 300 persen,"
kata Prabowo dalam sebuah kesempatan.
Nah, sekarang tinggal menunggu. Apakah percepatan satu bulan untuk merger 15 BUMN logistik ini bisa terealisasi mulus? Semua mata tertuju pada proses yang sedang berjalan.
Artikel Terkait
Fenomena Quiet Covering di Kantor: Talenta Terbaik Pilih Bungkam demi Selamatkan Karier
Baku Tembak di Dekat Gedung Putih, Pelaku Tewas dan Satu Warga Terluka
Ledakan Bom Bunuh Diri di Stasiun Quetta Tewaskan 24 Personel Militer dan Keluarga
Pemerintah Resmi Bentuk PT Danantara Sumberdaya Indonesia untuk Tekan Kebocoran Devisa Akibat Manipulasi Harga Ekspor