Seorang pegawai minimarket di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, menjadi korban perampokan bersenjata api dan senjata tajam yang terjadi pada Jumat malam, 22 Mei 2026. Dua orang pelaku berhasil membawa kabur uang tunai senilai lebih dari Rp20 juta dari dalam brankas toko setelah menyekap korban di ruang gudang.
Novita Anggraini, pegawai yang tengah bertugas saat kejadian, menceritakan bahwa peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 22.13 WIB. Saat itu ia sedang merapikan barang dan menghitung hasil penjualan. Tanpa diduga, dua orang laki-laki tiba-tiba membuka sendiri pintu toko yang belum terkunci rapat dan langsung masuk ke area kasir.
"Yang satu langsung nodong pakai pistol sambil bilang serahin semua uang," kata Novi saat ditemui di Jakarta, Minggu, 24 Mei 2026.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas, kedua pelaku mengenakan jaket hitam dan topi. Salah seorang di antaranya mengarahkan moncong pistol ke arah Novi, sementara rekannya mengacungkan sebilah golok. Dalam kondisi terancam, Novi dan seorang rekan kerjanya yang ketakutan dipaksa berjalan menuju ruang belakang tempat penyimpanan brankas.
Di lokasi tersebut, para pelaku menguras habis seluruh uang tunai hasil penjualan beberapa hari terakhir. Tak hanya itu, mereka juga sempat menginterogasi korban untuk mencari tahu apakah masih ada uang tambahan yang disembunyikan di dalam toko.
"Terus saya bilang sudah tidak ada lagi, saya suruh ambil aja sendiri," ujar Novi.
Setelah memastikan seluruh uang terkuras, kedua pelaku menyekap Novi dan rekannya dengan mengunci pintu gudang dari luar. Tindakan itu dilakukan agar para korban tidak bisa berteriak atau meminta pertolongan saat pelaku melarikan diri.
Novi dan rekannya baru bisa keluar setelah berulang kali mencoba mendobrak pintu gudang hingga jebol. Namun, saat berhasil keluar, suasana di sekitar lokasi kejadian sudah sepi dan para pelaku telah kabur tanpa jejak.
"Kalau total semua uang yang diambil sekira Rp20 juta lebih. Pas kedobrak itu sudah sepi, dua orang pelaku itu sudah tidak ada," ungkap Novi.
Sementara itu, kasus perampokan bersenjata ini telah resmi dilaporkan ke aparat kepolisian. Tim buser dari Polsek Duren Sawit saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif, mengolah tempat kejadian perkara, serta menganalisis rekaman kamera pengawas guna mengidentifikasi ciri-ciri kedua pelaku yang kini masuk dalam daftar pencarian.
Artikel Terkait
Bom Mobil Hantam Kereta Militer di Quetta, 24 Tewas dan Puluhan Luka
Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 Jatuh pada 25-26 Mei, Ini Niat dan Keutamaannya
Banjir Landa Palabuhanratu, Sungai Cipalabuhan Meluap dan Rendam Puskesmas hingga Pasar
Allano Lima Beri Sinyal Tinggalkan Persija, Persebaya Jadi Tujuan Potensial