Ketersediaan sapi untuk kebutuhan kurban Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, berada dalam kondisi surplus. Jumlah sapi yang tersedia mencapai 8.983 ekor, melampaui proyeksi kebutuhan masyarakat yang diperkirakan sebanyak 6.500 ekor.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengungkapkan bahwa populasi sapi di daerahnya saat ini mencapai 108.792 ekor. Ia menegaskan bahwa Lamongan masih menjadi salah satu daerah dengan ketersediaan sapi terbesar di Jawa Timur. “Insya Allah kebutuhan hewan kurban aman dan tercukupi,” ujarnya saat mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau peternakan sapi di Kecamatan Kedungpring, Senin, 25 Mei 2026.
Selain sapi, populasi kambing di Lamongan tercatat sebanyak 101.496 ekor. Dari jumlah tersebut, ketersediaan hewan kurban jenis kambing mencapai sekitar 23 ribu ekor, melebihi proyeksi kebutuhan yang diperkirakan 20 ribu ekor. Sementara itu, populasi domba mencapai 91.571 ekor dengan ketersediaan 18 ribu ekor, juga melampaui kebutuhan yang diperkirakan sekitar 10 ribu ekor.
Untuk memastikan hewan kurban tetap sehat dan aman, Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan setempat melakukan pemeriksaan kesehatan hewan di kandang peternak, lapak penjualan, hingga pasar hewan. Pemerintah daerah juga memperketat pengawasan lalu lintas ternak dengan memeriksa Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dan Surat Veteriner (SV). Langkah ini diikuti dengan vaksinasi rutin untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). “Vaksinasi rutin terus dilakukan sebagai langkah pencegahan penyakit menular, terutama PMK,” ungkap Yuhronur.
Di sisi lain, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi para peternak Lamongan yang dinilai mampu menjaga ketersediaan hewan kurban di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Iduladha. Menurut dia, tingginya penjualan hewan kurban menunjukkan daya beli masyarakat dan semangat berkurban yang terus meningkat.
Peternak asal Kedungpring, Suparto, mengaku telah menyiapkan 300 ekor sapi untuk musim kurban tahun ini. Sekitar 70 persen di antaranya telah terjual ke sejumlah daerah di Jawa Timur hingga luar pulau. Ia mengatakan, dukungan pemerintah berupa vaksinasi gratis dan bantuan pengembangan peternakan turut membantu meningkatkan produktivitas peternak.
Sebelumnya, dua ekor sapi jumbo milik peternak asal Lamongan dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk hewan kurban Iduladha 1447 Hijriah. Kedua sapi tersebut berasal dari peternak di Kecamatan Kembangbahu dan Solokuro dengan bobot masing-masing sekitar 1,2 ton dan 1,05 ton.
Artikel Terkait
Lindi Fitriyana Minta Maaf ke Mantan Suami dan Keluarga Usai Pernyataan Kontroversial Eva Manurung
Fenomena Quiet Covering di Kantor: Talenta Terbaik Pilih Bungkam demi Selamatkan Karier
OJK Rilis 95 Pinjol Legal, B50 Dinilai Kurangi Impor Energi
Menteri Koperasi: Ekonomi Syariah Harus Jadi Gerakan Kolaboratif yang Inklusif