Tottenham Hotspur memastikan diri tetap bertahan di Liga Inggris musim depan setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Everton dalam laga pamungkas musim 2025/26. Pertandingan yang berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium pada Minggu (24/5) itu menjadi penentu nasib klub asal London Utara yang nyaris terdegradasi.
Gol tunggal kemenangan Spurs dicetak oleh Joao Palhinha pada menit ke-42, menjelang babak pertama usai. Berawal dari sundulannya yang membentur tiang gawang, gelandang asal Portugal itu dengan sigap menyambar bola pantul dan menjebol jala Everton. Keunggulan tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih Tottenham, Roberto De Zerbi, menegaskan bahwa hasil ini merupakan jawaban atas tekanan yang dihadapi timnya sepanjang musim. “Ini adalah hasil yang kami butuhkan untuk memastikan kelangsungan kami di Liga Premier. Para pemain menunjukkan determinasi tinggi sejak menit awal,” ujarnya usai pertandingan.
Kemenangan ini membawa Tottenham finis di peringkat ke-17 dengan koleksi 41 poin, unggul dua angka dari West Ham United yang harus rela turun ke Championship. The Hammers sebenarnya berhasil mengalahkan Leeds United pada laga lain, namun hasil tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan mereka dari jerat degradasi. Sementara itu, Everton mengakhiri musim di posisi ke-13 dengan 49 poin.
Sejak awal laga, Spurs tampil agresif dan langsung menekan pertahanan Everton. Dalam sepuluh menit pertama, mereka menciptakan sejumlah peluang melalui Conor Gallagher dan Kevin Danso. Namun, peluang bersih baru benar-benar tercipta lewat aksi Palhinha yang akhirnya membuahkan gol.
Memasuki babak kedua, permainan berjalan semakin ketat. Everton mulai menguasai penguasaan bola dan berusaha keras mencari gol penyeimbang. Meski demikian, tim tamu kesulitan menciptakan peluang bersih dan nyaris tidak memberikan ancaman berarti ke gawang Antonin Kinsky.
Ketegangan mencapai puncaknya pada masa injury time ketika Everton mendapatkan peluang emas melalui Tyrique George. Namun, penyelamatan gemilang dari kiper Tottenham, Antonin Kinsky, berhasil menggagalkan usaha tersebut dan mempertahankan keunggulan timnya.
“Saya tahu betapa pentingnya pertandingan ini bagi tim, jadi saya berusaha memberikan yang terbaik untuk menjaga keunggulan hingga peluit akhir,” kata Kinsky usai laga.
Kemenangan ini menjadi penentu nasib Tottenham yang akhirnya selamat dari ancaman degradasi, sementara West Ham harus menerima kenyataan pahit turun kasta ke Championship musim depan.
Artikel Terkait
Kiandra Ramadhipa Tembus Posisi Lima Besar di Moto3 Junior Catalunya
Rumor Transfer: Yuran Fernandes Dikaitkan ke Persebaya Usai Ditinggal Gustavo
Arsenal Juara Premier League 2025/2026, Akhir Penantian 22 Tahun
Chelsea Dipastikan Absen dari Seluruh Kompetisi Eropa Musim Depan Usai Takluk dari Sunderland