Hujan deras mengguyur kawasan Sibolangit, Deliserdang, Selasa malam lalu. Tak lama setelahnya, tanah bergerak. Delapan rumah di Desa Sembahe pun tertimbun material longsor dalam sekejap. Tragisnya, lima nyawa melayang dalam peristiwa itu.
Korban pertama yang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat adalah Sehat Tarigan, 70 tahun. Ia langsung dilarikan ke RSU Pancur Batu untuk mendapat perawatan. Namun, nasib berbeda menimpa lima warga lainnya.
Setelah pencarian intensif sejak dini hari oleh tim gabungan, kelimanya ditemukan tak bernyawa. Mereka adalah Global (39), Rizki Sembiring yang masih remaja 14 tahun, Boy Simorangkir (48), serta Jamilah Ginting (49) dan Rosilawati Ginting (48). Menurut keterangan, mereka ditemukan masih tertimbun di dalam rumah masing-masing.
Kepala Basarnas Medan, Hery Marantika, menjelaskan kronologinya. Longsor terjadi sekitar pukul setengah sepuluh malam, dipicu hujan dengan intensitas tinggi.
ujarnya, Rabu (8/4).
Artikel Terkait
Projo Serukan Persatuan dan Optimisme Hadapi Gejolak Global
Jawa Tengah Catat 144 Kasus Campak dan 18 Rubella, Gubernur Prioritaskan Imunisasi
Polri Bekali Personel dengan Buku Saku 0% untuk Dukung Program Pengentasan Kemiskinan
Gubernur Jateng Tegaskan Stok Elpiji Cukup Enam Kali Lipat dari Normal