Mason Greenwood menjadi target utama AS Roma untuk memperkuat lini serang mereka pada bursa transfer musim panas ini. Langkah ini diambil setelah klub ibu kota Italia tersebut memastikan tiket menuju Liga Champions musim depan. Penyerang berusia 23 tahun itu tengah dalam performa terbaiknya setelah menghidupkan kembali karier bersama Olympique Marseille.
Sepanjang musim ini, Greenwood mencatatkan 26 gol dan 11 assist dari 45 penampilan kompetitif di Prancis. Kebangkitan itu terasa signifikan mengingat ia sempat terpinggirkan dari sepak bola level atas akibat masalah di luar lapangan. Sebelumnya, ia meninggalkan Manchester United dan bergabung dengan Marseille dengan nilai transfer sekitar Rp539,68 miliar, termasuk klausul potongan besar untuk penjualan di masa depan.
Meski baru dua musim berseragam Marseille, situasi kini berubah cepat. Greenwood disebut siap mencari tantangan baru, dan AS Roma berada di posisi terdepan untuk mendapatkan tanda tangannya. Sejumlah laporan media Italia menyebut Roma sudah melakukan kontak langsung dengan ayah sang pemain. Faktor Liga Champions menjadi daya tarik utama, ditambah gaya bermain ofensif pelatih Gian Piero Gasperini yang dinilai cocok dengan karakter Greenwood.
Greenwood juga melihat contoh sukses di Roma. Ia memperhatikan perkembangan Donyell Malen yang tampil menonjol setelah pindah pada bursa transfer Januari dari Aston Villa. Jalur tersebut memberi keyakinan bahwa peluang berkembang di Stadion Olimpico terbuka lebar. Namun, hambatan terbesar terletak pada nilai transfer yang diminta Marseille.
Marseille mematok harga di kisaran Rp1,14 triliun hingga Rp1,24 triliun. Angka tersebut terasa berat karena hampir setengahnya akan mengalir ke Manchester United sesuai klausul penjualan ulang. Situasi ini membuat proses negosiasi menjadi kompleks, meski Roma tetap agresif. Manajemen klub menilai Greenwood sebagai investasi strategis jangka panjang untuk bersaing di Liga Champions.
Di sisi lain, persaingan tetap mengintai Roma. Beberapa klub elite Eropa ikut memantau Greenwood, termasuk Atletico Madrid, Borussia Dortmund, dan Juventus. Namun, peluang Juventus melemah setelah gagal lolos ke Liga Champions. Kondisi tersebut memberi keuntungan signifikan bagi Roma yang mampu menawarkan panggung Eropa serta peran sentral di lini depan.
Dengan kombinasi performa, usia, dan pengalaman, Mason Greenwood kini menjadi salah satu komoditas terpanas di bursa transfer. AS Roma berharap bisa menuntaskan transfer bernilai lebih dari Rp1 triliun demi membangun kekuatan baru di Eropa.
Artikel Terkait
Bonucci Dukung Guardiola Tangani Timnas Italia, Capello Justru Ragukan Kesesuaian Gaya Melatih
Crystal Palace vs Rayo Vallecano: Final UEFA Conference League 2026 Hadirkan Duel Tim Kejutan
PSM Makassar Tak Panik Hadapi Rumor Hengkangnya Reza Arya, Siap Andalkan Muhammad Ardiansyah di Bawah Mistar
PSM Makassar Bidik Bintang Muda Persipura Reno Salampessy sebagai Calon Pengganti Victor Dethan