Posisi Duduk Gibran di Rapat Kabinet Berbeda, Netizen Berspekulasi

- Selasa, 21 Juli 2026 | 07:25 WIB
Posisi Duduk Gibran di Rapat Kabinet Berbeda, Netizen Berspekulasi

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka duduk di barisan menteri saat rapat paripurna Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026). Posisi itu berbeda dari kebiasaan sebelumnya di mana ia selalu mendampingi Presiden Prabowo Subianto di kursi utama.

Dalam sidang yang membahas evaluasi kinerja pemerintah menjelang pidato kenegaraan Agustus mendatang, Gibran terlihat duduk tepat di sebelah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Momen ini langsung menjadi sorotan publik setelah foto dan video dari acara tersebut beredar luas di media sosial.

Netizen pun ramai memberikan komentar dan spekulasi. Seorang pengguna X dengan akun @Asik99991 menulis, "Tumben Gibran hari ini duduk dengan barisan Menteri.. biasa nya kalo di sidang paripurna kabinet kan Gibran selalu di samping Prabowo ya."

Spekulasi lain muncul di kalangan warganet. Beberapa mengaitkannya dengan dinamika politik internal kabinet. Ada yang menyebut ini sebagai sinyal perubahan peran atau penekanan pada posisi Gibran sebagai bagian dari tim ekonomi. Sementara itu, sebagian lain melihatnya sebagai hal biasa dalam pengaturan protokoler yang fleksibel.

"Mungkin lagi fokus ke ekonomi bareng Airlangga, biar lebih efektif," tulis seorang netizen. "Atau ada apa? Kok tiba-tiba beda posisi," komentar lainnya. Ada pula yang bercanda, "Gibran ikut-ikutan jadi menteri dadakan?"

Hingga berita ini ditulis, Istana Kepresidenan belum memberikan penjelasan resmi mengenai pengaturan kursi tersebut. Rapat paripurna sendiri berjalan lancar, dengan Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah menghadapi tantangan global.

Peristiwa ini menambah warna dinamika Kabinet Merah Putih yang baru berjalan beberapa bulan. Publik terus memantau setiap detail protokoler dan kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags