Sebuah unggahan di media sosial mengklaim bahwa kembang api pada final Piala Dunia 2026 telah disiapkan dengan warna Argentina, meskipun Spanyol keluar sebagai juara. Video yang memperlihatkan semburat biru dan putih di langit stadion itu langsung menjadi viral dan memicu perdebatan hangat di kalangan warganet.
Klaim tersebut pertama kali disebarkan oleh Zara Quinn, seorang aktivis hak asasi manusia Palestina dan analis geopolitik, melalui akun X (Twitter) miliknya pada Senin, 20 Juli 2026. Dalam hitungan jam, unggahannya telah ditonton lebih dari 5,2 juta kali dan memicu kembali spekulasi bahwa pertandingan final telah diatur demi mendukung Argentina sebelum Spanyol mengejutkan dunia dengan kemenangan bersejarah.
“Jika Final Piala Dunia FIFA tidak diatur, mengapa warna kembang apinya adalah warna Argentina? Rencana mereka hancur oleh Spanyol,” tulis Zara Quinn dalam unggahannya. Ia tidak menyertakan bukti foto atau video pendukung, tetapi banyak pengguna merasa pertanyaan tersebut layak dibahas.
Spanyol dinobatkan sebagai juara dunia setelah mengalahkan Argentina di partai puncak. Kemenangan ini memicu perayaan besar-besaran di berbagai belahan dunia. Di tengah euforia tersebut, tuduhan Zara Quinn justru mendapat perhatian luas. Ia mengklaim bahwa panitia sudah menyiapkan kembang api berwarna biru langit dan putih warna khas Argentina karena mengantisipasi kemenangan tim Amerika Selatan. Namun, kemenangan Spanyol disebutnya membongkar persiapan tersebut.
Tuduhan ini sejalan dengan pola teori konspirasi yang kerap muncul di turnamen sepak bola besar, terutama yang melibatkan Argentina dan basis penggemar mereka yang sangat besar sejak kemenangan di Piala Dunia 2022 di Qatar.
Namun, klaim tersebut segera mendapat bantahan. Seorang pengguna X dengan nama akun Lord Bebo menyatakan bahwa kembang api sebenarnya berwarna abu-abu, dan video yang viral telah mengalami saturasi berlebihan. “Kembang apinya sebenarnya abu-abu, dan video yang cepat viral itu sangat jenuh warnanya,” tulisnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari FIFA maupun panitia penyelenggara yang menanggapi tuduhan soal kembang api tersebut.
Artikel Terkait
Lionel Messi Dikabarkan Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina Usai Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 Ukir 13 Rekor Baru, dari Messi hingga Ronaldo
Kisah Wellah Hatta, Perempuan Indonesia di Balik Penutupan Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026: Antara Keajaiban Sepak Bola dan Politik Amerika