Agung Laksono Restui La Ode Safiul Akbar Maju Calon Ketum Kosgoro 1957, Target Dongkrak Suara Golkar di Pemilu 2029

- Kamis, 28 Mei 2026 | 00:30 WIB
Agung Laksono Restui La Ode Safiul Akbar Maju Calon Ketum Kosgoro 1957, Target Dongkrak Suara Golkar di Pemilu 2029

Suasana silaturahmi Hari Raya Iduladha di kediaman Agung Laksono, tokoh senior Partai Golkar sekaligus Ketua Majelis Pertimbangan PPK Kosgoro 1957, di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (27/5/2026), berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Momen tahunan itu tidak sekadar menjadi ajang saling memaafkan, melainkan juga menjelma menjadi ruang konsolidasi politik menjelang Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957.

Sejumlah tokoh senior Golkar dan kader Kosgoro yang hadir dalam kesempatan tersebut turut membahas arah organisasi ke depan. Dalam percakapan yang mengemuka, regenerasi kepemimpinan di tubuh Kosgoro menjadi topik utama yang membutuhkan figur dengan pemahaman mendalam terhadap sejarah organisasi, jejaring nasional yang luas, serta kemampuan menjembatani semangat kaderisasi dengan kebutuhan transformasi di masa kini dan mendatang.

Agung Laksono menegaskan bahwa Kosgoro memerlukan pemimpin yang tidak hanya menguasai sejarah perjuangan organisasi, tetapi juga mampu membawa organisasi menjawab tantangan zaman. Ia menyebut figur La Ode Safiul Akbar sebagai salah satu kandidat yang dinilai memenuhi kriteria tersebut.

“Kosgoro membutuhkan kepemimpinan yang bukan hanya memahami sejarahnya, tetapi juga mampu membawa organisasi menjawab tantangan zaman,” ujar Agung Laksono.

Lebih jauh, Agung menyampaikan harapannya agar jika La Ode Safiul Akbar terpilih menjadi ketua umum Kosgoro periode 2026–2031, elektabilitas Partai Golkar dapat terdongkrak secara signifikan. “Saya berharap jika terpilih jadi ketua Kosgoro, semoga dapat mengangkat suara Golkar pada Pemilu 2029 mendatang,” jelasnya.

Atmosfer dukungan yang mengemuka di kediaman Agung Laksono dinilai sebagai sinyal menguatnya arus dukungan dari kalangan sesepuh dan kelompok senior Kosgoro kepada La Ode Safiul Akbar. Kehadiran para tokoh Golkar dan Kosgoro pada momen Iduladha itu juga dibaca sebagai pesan politik mengenai pentingnya menjaga soliditas organisasi menjelang Mubes.

Sebelumnya, La Ode Safiul Akbar telah mendeklarasikan diri maju sebagai calon ketua umum PPK Kosgoro 1957. Ia mengklaim telah memperoleh restu dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Gagasan yang ia bawa adalah mengembalikan Kosgoro 1957 pada akar perjuangannya sebagai organisasi karya yang dekat dengan masyarakat, melalui penguatan ekonomi kerakyatan, kaderisasi, dan pengembangan organisasi.

Dukungan dari senior organisasi pun telah disampaikan secara terbuka oleh Agung Laksono. Ia menilai La Ode Safiul Akbar bukanlah sosok baru di lingkungan Kosgoro. Rekam jejaknya disebut tumbuh dari proses kaderisasi internal, mulai dari kiprahnya di Barisan Muda Kosgoro hingga jajaran kepengurusan PPK Kosgoro.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar