Zulkaidah 1447 H Diprediksi Dimulai 19 April 2026

- Selasa, 07 April 2026 | 12:06 WIB
Zulkaidah 1447 H Diprediksi Dimulai 19 April 2026

Bulan Syawal selalu meninggalkan kesan mendalam. Ia adalah penanda berakhirnya Ramadan yang penuh perjuangan dan datangnya sukacita Idulfitri. Namun, setelah suasana riuh rendah perayaan mereda, kalender Hijriah terus berjalan. Lantas, bulan apa yang menyusul setelah Syawal? Dan kira-kira, kapan ia dimulai pada tahun 2026 nanti?

Zulkaidah: Bulan Tenang Menjelang Puncak Ibadah

Jawabannya adalah Zulkaidah. Dalam penanggalan Islam, bulan inilah yang langsung mengikuti Syawal. Menurut penjelasan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Zulkaidah bukan bulan biasa. Ia termasuk dalam empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam sebuah masa yang dianggap sakral dan tenang.

Bayangkan saja, Zulkaidah itu seperti jeda yang penuh makna. Ia adalah masa persiapan hati sebelum memasuki gelombang spiritual besar di bulan Dzulhijjah, yang identik dengan ibadah haji dan perayaan Iduladha. Karena statusnya yang mulia, umat Islam seringkali dianjurkan untuk lebih menjaga ketenangan dan memperbanyak amal ibadah di bulan ini.

Mengenal Dua Belas Sahabat dalam Kalender Hijriah

Sebelum membahas lebih jauh soal Zulkaidah 2026, ada baiknya kita mengingat kembali urutan bulan Hijriah. Kalender ini terdiri dari 12 bulan, masing-masing punya cerita dan maknanya sendiri.

  1. Muharram: Sang pembuka tahun, juga bulan haram. Di dalamnya ada anjuran puasa Asyura.
  2. Safar: Bulan kedua. Banyak tradisi yang mengaitkannya dengan musibah, meski secara syariat anggapan itu tak berdasar.
  3. Rabiul Awal: Bulan spesial dimana Nabi Muhammad SAW dilahirkan.
  4. Rabiul Akhir: Bulan keempat yang menyimpan banyak catatan sejarah.
  5. Jumadil Ula: Namanya menggambarkan masa kekeringan di tanah Arab zaman dulu.
  6. Jumadil Akhir: Masih dalam suasana kemarau.
  7. Rajab: Bulan haram lainnya, terkenal dengan peristiwa Isra' Mi'raj.
  8. Sya'ban: Masa persiapan menyambut Ramadan.
  9. Ramadan: Tak perlu dijelaskan lagi, bulan puasa yang penuh berkah.
  10. Syawal: Bulan kemenangan dan hari raya Idulfitri.
  11. Zulkaidah: Inilah bulan setelah Syawal. Bulan haram yang tenang, gerbang menuju musim haji.
  12. Dzulhijjah: Puncaknya. Bulan haji dan Iduladha, sekaligus penutup tahun Hijriah.

Urutan inilah yang menjadi pedoman untuk menentukan waktu-waktu ibadah dan hari-hari besar dalam Islam.

Lalu, Kapan Zulkaidah 2026 Dimulai?

Nah, ini yang sering jadi pertanyaan. Untuk tahun 2026 Masehi, kalender Hijriah Indonesia yang dikeluarkan Ditjen Bimas Islam Kemenag menunjukkan kita akan berada di sekitar tahun 1447-1448 H. Di bulan April 2026, kita sudah berada di penghujung Syawal dan menyambut Zulkaidah.

Berdasarkan sidang isbat yang biasa digelar pemerintah, perkiraannya begini: Syawal 1447 H diprediksi dimulai Sabtu, 21 Maret 2026 dan berakhir pada Sabtu, 18 April 2026.

Artinya, Zulkaidah kemungkinan besar akan dimulai pada Minggu, 19 April 2026.

Tapi, ada juga patokan lain. Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) milik Muhammadiyah memberikan perhitungan sedikit berbeda. Mereka memprediksi 1 Syawal jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, dan berakhir Jumat, 17 April 2026.

Dengan demikian, versi Muhammadiyah memperkirakan awal Zulkaidah mulai Sabtu, 18 April 2026.

Perbedaan ini wajar, lho. Ia muncul dari perbedaan metode penentuan awal bulan (rukyat vs hisab) yang digunakan oleh kedua pihak. Intinya, memahami urutan bulan Hijriah khususnya bahwa setelah Syawal adalah Zulkaidah membantu kita mengantisipasi dan mempersiapkan diri menyambut fase spiritual berikutnya, terutama persiapan menuju musim haji di tahun 2026 nanti.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags