Api melalap sembilan kios di Pasar Ciroyom, Kota Bandung, pada Rabu (27/5/2026) dini hari. Seluruh bangunan yang terbuat dari kayu itu hangus tak tersisa, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena kios dalam keadaan kosong saat kebakaran terjadi.
Kobaran api membesar dengan cepat karena material bangunan yang mudah terbakar. Kondisi itu sempat menyulitkan petugas pemadam kebakaran saat berupaya menjinakkan api. Selain besarnya kobaran, akses menuju lokasi yang sempit menjadi kendala utama dalam proses pemadaman.
Kepala Bidang Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Disdamkartan) Kota Bandung, Imanuel Situmorang, mengungkapkan bahwa api pertama kali muncul dari sebuah kios kosong bekas gudang pakaian di bagian belakang pasar.
"Api kemudian merembet ke sejumlah kios lain, di antaranya kios buah-buahan dan warung kopi," ujarnya.
Sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Bandung diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Setelah berjuang melawan si jago merah, petugas akhirnya berhasil mengendalikan situasi.
Sementara itu, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan petugas kepolisian dari Polsek Andir.
Artikel Terkait
Pemerintah Targetkan 150 Ribu Peserta Program Magang Nasional 2026, Naik 50 Persen dari Tahun Sebelumnya
Istana Cipanas Buka Magang untuk Mahasiswa dan Siswa SMK, Tersedia Empat Posisi
Mantan Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi Minyak Sawit
Menlu Sugiono di DK PBB: Penerapan Hukum Internasional yang Selektif Jadi Akar Krisis Global