Badan Pusat Statistik Arab Saudi mencatat peningkatan jumlah jemaah haji pada musim 2026, dengan total lebih dari 1,7 juta orang yang mengikuti rangkaian ibadah tersebut. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 2,04 persen dibandingkan musim haji tahun sebelumnya yang mencapai 1.673.230 jemaah. Dari total tersebut, sebanyak 1.506.576 jemaah berasal dari luar negeri, sementara 166.654 lainnya merupakan jemaah domestik.
Berdasarkan data resmi yang dirilis pada Rabu (27/5/2026), jumlah keseluruhan jemaah haji tahun ini mencapai 1.707.301 orang. Rinciannya, 1.546.655 jemaah datang dari luar Arab Saudi yang mewakili 165 negara. Sementara itu, 160.646 jemaah lainnya berasal dari dalam negeri, baik warga negara asli maupun ekspatriat yang tinggal di Kerajaan.
Jumlah jemaah dari luar negeri mengalami peningkatan sekitar 40.000 orang, atau 2,66 persen, dibandingkan tahun lalu. Pencapaian ini terbilang signifikan mengingat situasi kawasan Timur Tengah yang masih dibayangi ketegangan konflik. Di sisi lain, jumlah jemaah domestik justru menyusut sekitar 6.000 orang.
Dari segi komposisi gender, data menunjukkan bahwa jemaah laki-laki mendominasi dengan total 893.396 orang, sedangkan jemaah perempuan tercatat sebanyak 813.905 orang. Adapun moda transportasi yang digunakan jemaah internasional untuk memasuki Arab Saudi bervariasi. Sebanyak 1.485.729 orang tiba melalui bandara, sementara 54.429 lainnya masuk melalui jalur darat, dan 6.497 orang datang melalui jalur laut.
Badan statistik setempat menegaskan bahwa data haji tahun ini disusun berdasarkan catatan administratif yang disediakan oleh Kementerian Dalam Negeri untuk menjamin tingkat akurasi yang tinggi. Proses pengumpulan data mengikuti model statistik terpadu yang telah diadopsi selama enam tahun terakhir.
Artikel Terkait
49 Ekor Hewan Kurban Mulai Didistribusikan ke 11 Pulau di Kepulauan Seribu Jelang Iduladha
James Riady Dorong Percepatan Pembangunan Rusun Subsidi di Meikarta untuk Pekerja Industri Bekasi
Pemprov DKI Naikkan Jumlah Hewan Kurban Jadi 220 Ekor, 744 Petugas Dikerahkan Awasi Proses
Transjakarta Tunda Jam Operasional pada Iduladha 2026, Layanan Mulai Pukul 09.00 WIB