Mantan bintang sepak bola dunia, David Beckham, resmi menyandang status miliarder dan masuk dalam jajaran orang terkaya di planet ini. Menurut data Forbes, kekayaan pria asal Inggris itu diperkirakan telah menembus angka satu miliar dolar Amerika Serikat, atau setara dengan Rp17,8 triliun berdasarkan kurs Rp17.800 per dolar AS. Capaian ini menempatkannya sebagai salah satu atlet terkaya di dunia.
Kesuksesan finansial Beckham tidak semata-mata berasal dari karier gemilangnya di lapangan hijau. Setelah gantung sepatu pada 2013, ia secara sistematis membangun kerajaan bisnis yang kokoh. Forbes mencatat bahwa mantan kapten Timnas Inggris itu kini aktif di berbagai lini usaha, mulai dari endorsement, media hiburan, suplemen kesehatan, hingga kepemilikan klub sepak bola.
Sepanjang tahun 2025, Beckham dilaporkan meraup sekitar 100 juta dolar AS dari berbagai kerja sama dengan merek-merek global. Nama-nama seperti Adidas, Nespresso, Hugo Boss, Lenovo, dan Stella Artois tercatat sebagai mitra bisnisnya. Di luar pendapatan iklan, ia tetap menjadi salah satu figur olahraga paling bernilai dalam dunia pemasaran.
Di sektor media, Beckham memiliki perusahaan produksi bernama Studio 99. Perusahaan ini memproduksi serial dokumenter Netflix tentang perjalanan hidup dan kariernya yang dirilis pada 2023. Dokumenter tersebut berhasil ditonton oleh lebih dari 30 juta orang di seluruh dunia, menjadi bukti daya tariknya yang tak lekang oleh waktu.
Bisnis kesehatan juga menjadi salah satu pilar kekayaannya. Beckham meluncurkan merek suplemen anti-penuaan IM8 pada 2024. Usaha ini dilaporkan membukukan pendapatan sekitar 60 juta dolar AS pada tahun lalu.
Sementara itu, sumber kekayaan terbesar Beckham justru berasal dari kepemilikannya di klub Major League Soccer (MLS), Inter Miami. Ia tercatat memiliki sekitar 26 persen saham klub tersebut. Forbes memperkirakan nilai Inter Miami saat ini mencapai 1,4 miliar dolar AS, menjadikannya klub termahal di MLS. Dengan valuasi tersebut, kepemilikan saham Beckham ditaksir bernilai lebih dari 300 juta dolar AS.
Valuasi Inter Miami melonjak tajam setelah kedatangan Lionel Messi pada 2023. Kehadiran megabintang asal Argentina itu mendorong pendapatan klub secara drastis melalui penjualan tiket, sponsor, merchandise, hingga tur internasional.
Langkah Beckham masuk ke MLS sebenarnya telah dirancang sejak lama. Saat bergabung dengan LA Galaxy pada 2007, ia memasukkan klausul khusus dalam kontraknya berupa hak membeli klub ekspansi MLS senilai 25 juta dolar AS setelah pensiun. Keputusan untuk pindah ke Amerika Serikat saat itu sempat dianggap mengejutkan karena MLS belum sebesar sekarang. Namun, langkah tersebut justru menjadi salah satu keputusan bisnis terbaik dalam kariernya.
“Perasaan saya mengatakan ini keputusan yang tepat,” ucap Beckham.
Perjalanan membangun Inter Miami tidaklah mulus. Beckham sempat menghadapi berbagai kendala, mulai dari masalah pembangunan stadion hingga perizinan proyek. MLS bahkan pernah menawarkan 50 juta dolar AS untuk membeli kembali hak klub miliknya, tetapi tawaran itu ditolak. Kini Inter Miami menjadi salah satu klub paling populer di Amerika Serikat dan baru saja meresmikan stadion baru bernama Nu Stadium di Miami.
Berkat kesuksesan bisnisnya, Beckham kini masuk dalam daftar eksklusif atlet miliarder dunia. Ia bergabung dengan nama-nama seperti Michael Jordan, LeBron James, Tiger Woods, Magic Johnson, Roger Federer, dan Ion Tiriac.
Artikel Terkait
Pembangunan 93 Sekolah Rakyat Permanen Ditargetkan Rampung Juni 2026, Siap Digunakan Tahun Ajaran Baru
Fabregas Tegas Tolak Kepulangan Nico Paz ke Real Madrid
Pemerintah Pastikan Harga Beras SPHP Tidak Naik Meski Dolar Menguat
Ledakan Petasan di Balon Udara Blitar Tewaskan Pemuda, Lukai Dua Anak