JEMBER - Aksi nekat seorang remaja mengedarkan uang palsu di Jember berakhir di tangan warga. Modusnya cukup licik: menyuruh anak kecil belanja ke warung. Tapi kelicikannya itu justru yang membongkar aksinya.
Kejadiannya berlangsung Selasa lalu, tepatnya di Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung. Suasana ramai itu sempat terekam kamera warga dan beredar luas di media sosial. Dari rekaman itu, terlihat bagaimana warga akhirnya menahan si pelaku.
Semuanya berawal saat remaja itu datang bawa motor, lengkap dengan dompet berisi uang tiruan. Daripada menghadapi pemilik warung langsung, dia memilih memanfaatkan seorang anak. Si anak disuruh membeli barang, dengan uang palsu tentunya.
Namun begitu, pemilik warung rupanya jeli. Ada yang tak beres dengan lembaran uang yang diberikan anak itu. Setelah dicek, jelas itu palsu. Ketika ditanya, si anak pun mengaku hanya disuruh orang tak dikenal.
Spontan, kabar itu menyebar. Warga yang geram langsung bergerak. Mereka mengejar dan menangkap remaja yang masih berada di sekitar lokasi. Situasi makin panas sebelum akhirnya polisi datang dan mengambil alih.
Menurut Adi, warga setempat, aksi semacam ini sudah bikin resah. "Meresahkan aksinya. Dia menyuruh anak kecil untuk membeli di warung,"
katanya, Rabu (8/4/2026). Dia menegaskan, ini bukan kejadian pertama.
Petugas dari Polsek Ajung langsung bergerak usai dapat laporan. Mereka mengamankan pelaku dan menyita barang bukti. Hasilnya? Uang palsu berbagai nominal, satu unit sepeda motor, dan sebuah handphone diamankan dari pelaku.
Kini penyelidikan masih berjalan. Polisi mendalami asal-usul uang palsu tersebut dan menduga ada kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih luas. Mereka tak menutup mata.
Di sisi lain, imbauan juga disampaikan ke masyarakat, terutama para pemilik usaha kecil. Harapannya, kejadian seperti ini tidak terulang. Kewaspadaan dan ketelitian saat transaksi jadi kunci utamanya.
Artikel Terkait
Perindo Sultra Kurban Lima Sapi untuk Warga Kurang Mampu di Kendari
Atta Halilintar Sebar 12 Ekor Sapi Kurban ke Sejumlah Daerah di Jawa Barat
Ria Ricis Buka Suara soal Operasi Hidung: Bukan demi Estetika, tapi karena Gangguan Pernapasan Akibat Tulang Bengkok
MUI: Penggunaan APBN untuk Hewan Kurban Presiden Tidak Melanggar Syariat Islam