Remaja di Jember Diamankan Warga Usai Edarkan Uang Palsu Lewat Anak Kecil

- Rabu, 08 April 2026 | 13:50 WIB
Remaja di Jember Diamankan Warga Usai Edarkan Uang Palsu Lewat Anak Kecil

JEMBER - Aksi nekat seorang remaja mengedarkan uang palsu di Jember berakhir di tangan warga. Modusnya cukup licik: menyuruh anak kecil belanja ke warung. Tapi kelicikannya itu justru yang membongkar aksinya.

Kejadiannya berlangsung Selasa lalu, tepatnya di Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung. Suasana ramai itu sempat terekam kamera warga dan beredar luas di media sosial. Dari rekaman itu, terlihat bagaimana warga akhirnya menahan si pelaku.

Semuanya berawal saat remaja itu datang bawa motor, lengkap dengan dompet berisi uang tiruan. Daripada menghadapi pemilik warung langsung, dia memilih memanfaatkan seorang anak. Si anak disuruh membeli barang, dengan uang palsu tentunya.

Namun begitu, pemilik warung rupanya jeli. Ada yang tak beres dengan lembaran uang yang diberikan anak itu. Setelah dicek, jelas itu palsu. Ketika ditanya, si anak pun mengaku hanya disuruh orang tak dikenal.

Spontan, kabar itu menyebar. Warga yang geram langsung bergerak. Mereka mengejar dan menangkap remaja yang masih berada di sekitar lokasi. Situasi makin panas sebelum akhirnya polisi datang dan mengambil alih.

Menurut Adi, warga setempat, aksi semacam ini sudah bikin resah. "Meresahkan aksinya. Dia menyuruh anak kecil untuk membeli di warung,"

katanya, Rabu (8/4/2026). Dia menegaskan, ini bukan kejadian pertama.

Petugas dari Polsek Ajung langsung bergerak usai dapat laporan. Mereka mengamankan pelaku dan menyita barang bukti. Hasilnya? Uang palsu berbagai nominal, satu unit sepeda motor, dan sebuah handphone diamankan dari pelaku.

Kini penyelidikan masih berjalan. Polisi mendalami asal-usul uang palsu tersebut dan menduga ada kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih luas. Mereka tak menutup mata.

Di sisi lain, imbauan juga disampaikan ke masyarakat, terutama para pemilik usaha kecil. Harapannya, kejadian seperti ini tidak terulang. Kewaspadaan dan ketelitian saat transaksi jadi kunci utamanya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar