Media Oposisi Klaim Putra Khamenei Ditunjuk Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

- Rabu, 04 Maret 2026 | 06:15 WIB
Media Oposisi Klaim Putra Khamenei Ditunjuk Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

Kalau benar dia yang naik, ini akan jadi kejutan besar. Republik Islam sejak revolusi 1979 selalu menolak keras praktik suksesi keluarga, yang dianggap mengingatkan pada era monarki. Pengangkatan Mojtaba bisa diartikan sebagai lompatan yang kontroversial.

Di sisi lain, situasi di lapangan semakin ruwet. Iran saat ini dikabarkan dikendalikan oleh sebuah dewan darurat beranggotakan tiga orang, yang dipimpin oleh dua loyalis Khamenei yang selamat. Di tengah kekosongan kepastian ini, rumor perebutan kekuasaan semakin liar berembus.

Keadaan keamanan pun makin runyam. Serangan rudal dilaporkan terus terjadi, sementara Iran membalas dengan meluncurkan roket dan drone ke target-target yang dikaitkan dengan AS di kawasan. Suasana benar-benar mencekam.

Hingga detik ini, pemerintah Iran masih tutup mulut soal klaim pengangkatan Mojtaba. Tapi, andaikata kabar ini nanti terbukti, Iran mungkin sedang menapaki babak baru yang paling sensitif dalam sejarah modernnya. Sebuah peralihan kekuasaan yang berpotensi melahirkan dinasti politik baru di jantung Republik Islam.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar