Jalan-jalan di Jakarta masih penuh dengan lubang bekas banjir, dan tampaknya kondisi itu akan bertahan lebih lama. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaku belum bisa turun tangan untuk memperbaikinya dalam waktu dekat. Penyebabnya sederhana: langit masih terus mencurahkan hujan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa kondisi cuaca yang tak menentu menjadi kendala utama. Menurutnya, melakukan penambalan di tengah hujan adalah pekerjaan sia-sia.
"Sampai dengan tanggal 27, belum bisa diperbaiki karena curah hujannya," ujar Pramono.
Ia menambahkan, kalau dipaksakan sekarang, material perbaikan bisa hanyut atau rusak lagi sebelum sempat mengering. Hasilnya pun pasti tidak akan bertahan lama. Makanya, Pemprov memilih untuk menunggu.
Mereka bergantung pada prakiraan dari BMKG. Jika ramalan menunjukkan cuaca akan cerah mulai 28 Januari 2026, barulah pasukan perbaikan jalan akan dikerahkan untuk menutup lubang-lubang itu.
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas