Kapolda Riau Dianugerahi Maklumat Hari Ekosistem Atas Komitmen Green Policing

- Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05 WIB
Kapolda Riau Dianugerahi Maklumat Hari Ekosistem Atas Komitmen Green Policing

Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, baru-baru ini mendapat sebuah kehormatan. Persatuan Hijau Riau (PeHR) menganugerahinya Maklumat Hari Ekosistem Riau. Ini bukan sekadar plakat atau piagam biasa, melainkan bentuk apresiasi tinggi atas komitmen nyatanya menjaga alam, yang diwujudkan lewat semangat Green Policing.

Acara penyerahannya berlangsung Kamis lalu, tepat dalam suasana silaturahmi Ramadan. PeHR menggelar buka puasa bersama di Kota Pekanbaru, dan momentum itulah yang dipilih untuk menyerahkan maklumat tersebut.

Menurut Ketua Umum PeHR, Hengky Primana, Maklumat Hari Ekosistem Riau pada dasarnya adalah gerakan moral. Ia berharap ini bisa mengajak semua lapisan masyarakat untuk lebih peduli lagi pada kelestarian alam Riau.

"Maklumat ini kami anugerahkan kepada Bapak Kapolda sebagai bentuk terima kasih. Dukungan beliau terhadap gerakan pelestarian lingkungan di Riau sangat nyata," ujar Hengky.

Ia menambahkan, "Semangat Green Policing yang beliau dorong benar-benar menginspirasi, memunculkan kesadaran kolektif untuk menjaga ekosistem kita."

Sebenarnya, gagasan tentang hari khusus ini berawal dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR). Mereka lah yang sebelumnya menetapkan tanggal 23 Februari sebagai Hari Ekosistem Riau. Maklumat itu intinya adalah seruan moral untuk menjaga hutan, sungai, dan seluruh ekosistem di Bumi Lancang Kuning.

Nah, LAMR kemudian menyerahkan mandat itu kepada PeHR. Dan Hengky, selaku ketuanya, merasa tepat untuk melanjutkan penghargaannya kepada Kapolda. Alasannya jelas: apresiasi atas inisiatif dan komitmen Irjen Herry dalam mendorong gerakan pelestarian lingkungan.

Di sisi lain, Kapolda sendiri menyampaikan apresiasi balik untuk PeHR. Ia melihat dedikasi organisasi ini dalam menggerakkan kegiatan sosial dan lingkungan patut diacungi jempol.

"Saya apresiasi dedikasi Persatuan Hijau Riau. Kegiatan-kegiatan positif untuk masyarakat dan lingkungan ini harus terus berjalan," kata Irjen Herry.

Ia pun mendorong agar gerakan PeHR makin meluas, menjangkau seluruh pelosok provinsi. Harapannya, semangat menjaga lingkungan bisa benar-benar menjadi gerakan bersama yang masif.

Acara silaturahmi itu sendiri cukup padat. Selain serah-serih maklumat, ada agenda sosial seperti santunan untuk anak panti asuhan dan penyerahan bibit pohon sebagai simbol kepedulian. Ustaz Masriadi dari Baznas Provinsi Riau juga memberikan tausiah Ramadan.

Suasana kebersamaan benar-benar terasa saat buka puasa bersama. Usai makan, kegiatannya belum berhenti. PeHR mengajak anak-anak yatim piatu yang hadir untuk berbelanja baju Lebaran, menebar kebahagiaan di bulan suci.

Pertemuan itu dihadiri banyak pihak. Mulai dari unsur Forkopimda, perwakilan organisasi mahasiswa seperti BEM dan Cipayung, sampai seluruh pengurus PeHR dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Riau. Semuanya berkumpul, merayakan kepedulian yang sama.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar