"Figur Bapak Thomas tadi juga menjelaskan dengan sangat bagus soal bagaimana perlunya membangun sinergi antara kebijakan moneter dan kebijakan fiskal. Sehingga memberikan penguatan terhadap pertumbuhan ekonomi itu seperti apa," jelas Misbakhun lagi.
Di sisi lain, kemampuan Thomas dalam merumuskan strategi yang lincah jadi nilai tambah tersendiri. Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang makin pelik, pendekatan yang gesit dan kolaboratif itu dianggap krusial untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional.
Nah, setelah ketukan palu di Komisi XI, perjalanan Thomas belum sepenuhnya usai. Namanya akan dibawa ke tahap berikutnya untuk mendapatkan pengesahan resmi.
"Dan nanti akan dibawa ke DPR RI untuk disahkan dalam rapat paripurna besok (Selasa, 27/1/2026)," pungkas Misbakhun.
Kini, tinggal menunggu paripurna.
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas