Lingga, TVRINews
Kue kering dan Lebaran, dua hal yang seolah tak terpisahkan. Menjelang hari raya, permintaan terhadap camilan manis ini melonjak drastis. Bukan cuma pabrik besar yang kebanjiran order, tapi juga usaha rumahan di pelosok.
Di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, suasana itu terasa betul di dapur Andi Hasni Panguriseng. Tujuh hari sebelum Idulfitri 1447 Hijriah, aktivitas di tempatnya begitu sibuk. Pesanan berdatangan tanpa henti.
“Pesanannya udah mulai mengalir sejak sebelum Ramadan. Nah, sekarang, mendekat Lebaran, jumlahnya sudah mencapai ratusan toples,” kata Andi kepada tvrinews.com, Kamis (12/3/2026).
Hingga saat ini, total produksinya sudah menyentuh angka sekitar 500 kilogram. Ragamnya pun lengkap. Ada nastar lembut, kue palem, lidah kucing yang renyah, sampai putri salju dan semprong. Semua jenis yang biasa dicari orang untuk hidangan lebaran.
Artikel Terkait
Kapolda Riau Dianugerahi Maklumat Hari Ekosistem Atas Komitmen Green Policing
Krisis Timur Tengah Picu Ancaman dan Peluang bagi Ekonomi Indonesia
Andakara Prastawa Pimpin Tim Merah IBL All-Star 2026, Susun Skuad Campur Senior dan Muda
Jakarta Dipastikan Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup Perdana pada 2026