Warga Kaliabang, Bekasi, telah menghadapi masalah serius selama sebulan terakhir dengan kehadiran debu hitam yang mengotori rumah dan lingkungan mereka. Debu hitam ini dilaporkan menempel di lantai, dinding, perabot rumah tangga, bahkan mengganggu kesehatan kulit penduduk setempat.
Berdasarkan keterangan warga, debu hitam tersebut diduga kuat berasal dari aktivitas industri pembakaran batu bara di kawasan tersebut. Polusi debu muncul secara tidak menentu, sangat dipengaruhi oleh arah angin dan kondisi cuaca di wilayah Kaliabang.
Salah seorang warga, Marfuah, mengonfirmasi bahwa lantai ruang tamunya telah berubah warna menjadi hitam akibat endapan debu. Ia menyatakan bahwa masalah ini terjadi hampir setiap hari dan hanya hilang sementara ketika hujan turun.
"Kondisi debu ini sangat mengganggu. Saat hujan datang, debu menghilang, tetapi ketika cuaca kering dan berangin, debu hitam kembali datang," ujar Marfuah yang mengalami penggelapan warna kulit kakinya akibat paparan debu tersebut.
Artikel Terkait
Arsenal Tersungkur di Kandang Sendiri, Bournemouth Menang 2-1
Ayah di Cianjur Ditahan Diduga Cabuli Anak Kandung Usia 10 Tahun
Presiden Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI di Munas ke-16
Mentan Proyeksikan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Dorong Hilirisasi Inovasi Kampus