Arab Saudi Naikkan Hadiah Kompetisi Hafalan Al-Quran Jadi Rp40 Miliar

- Rabu, 25 Februari 2026 | 01:30 WIB
Arab Saudi Naikkan Hadiah Kompetisi Hafalan Al-Quran Jadi Rp40 Miliar

Komitmen Arab Saudi terhadap Al-Quran kembali ditunjukkan dengan cara yang cukup konkret. Kali ini, melalui peningkatan signifikan pada hadiah dalam ajang King Salman bin Abdulaziz Award for Holy Quran Memorization, Recitation and Interpretation. Nilainya? Kini mencapai 9 juta Riyal, atau jika dirupiahkan, kira-kira Rp40 miliar.

Menteri Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan, Abdulatif Al Al-Sheikh, yang mengumumkan hal ini. Kabar tersebut dilaporkan langsung oleh media Saudi Gazette.

“Total hadiah King Salman bin Abdulaziz Award for Holy Quran Memorization, Recitation and Interpretation telah dinaikkan menjadi SR9 juta,” tulis media itu.

Namun begitu, ini bukan cuma soal menambah angka. Menurut Al Al-Sheikh, kebijakan ini adalah bagian dari dukungan yang berkelanjutan bagi Al-Quran dan para penghafalnya. Ia melihatnya sebagai strategi untuk memperluas persaingan yang sehat dan, tentu saja, menarik lebih banyak bakat baru untuk ikut serta.

Di sisi lain, ada juga perubahan dalam struktur penghargaannya. Mulai edisi ke-28 nanti, jumlah pemenang pertama di setiap cabang kompetisi yang totalnya ada enam akan ditambah. Dari yang sebelumnya tiga orang, menjadi lima orang per cabang. Langkah ini, bagi sang Menteri, jelas mencerminkan perhatian serius dari pimpinan Kerajaan.

Kalau dilihat sekilas, kompetisi ini memang sudah menunjukkan perkembangan pesat belakangan. Baik dari sisi jumlah peserta, kerapihan penyelenggaraan, sampai pada standar penilaiannya. Tapi pihak penyelenggara tampaknya belum puas.

Mereka berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai aspek lain. Mulai dari organisasi, dukungan teknis, sampai pendampingan media. Semua upaya ini disebut-sebut selaras dengan Visi Saudi 2030, yang ingin memperkuat peran negara itu, baik di dalam negeri maupun di panggung internasional.

Dalam pernyataannya, Al Al-Sheikh juga tak lupa menyampaikan apresiasi. Khususnya kepada King Salman bin Abdulaziz dan Pangeran Mohammed bin Salman, atas dukungan tanpa henti mereka untuk berbagai inisiatif yang berpusat pada Al-Quran.

Pada akhirnya, harapannya jelas. Dengan nilai hadiah yang lebih menggiurkan dan format yang lebih inklusif, daya tarik kompetisi ini akan makin kuat. Peluang bagi penghafal-penghafal terbaik untuk unjuk kebolehan pun diharapkan terbuka lebih lebar.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar