MURIANETWORK.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Makassar dan sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan pada Selasa, 24 Februari 2026, akan didominasi hujan dengan intensitas bervariasi. Kondisi ini diprediksi berlangsung sejak pagi hingga dini hari, dengan puncak intensitas hujan sedang hingga lebat terjadi pada siang dan sore hari.
Rincian Kondisi Cuaca Harian
Pada pagi hari, hujan dengan intensitas sedang diperkirakan mengguyur Kota Makassar dan sejumlah kabupaten lain seperti Barru, Gowa, Luwu, Maros, Pinrang, dan Takalar. Kondisi ini berpotensi mempengaruhi arus lalu lintas dan aktivitas warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Memasuki siang hingga sore hari, intensitas hujan diprakirakan meningkat. Hujan dengan kekuatan sedang hingga lebat berpotensi meluas ke lebih banyak wilayah, termasuk Bulukumba, Luwu Timur, Luwu Utara, Pangkep, Parepare, Sidrap, Sinjai, dan Soppeng. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap kemungkinan genangan air, jalanan licin, serta gangguan pada perjalanan jarak jauh.
Pada malam hingga dini hari, kondisi cuaca diprakirakan mereda. Hujan ringan diperkirakan turun secara lebih merata di wilayah Sulawesi Selatan, termasuk di Kota Makassar, sebelum aktivitas hujan berangsur berkurang.
Parameter Cuaca Pendukung
Selain pola hujan, BMKG juga merilis sejumlah parameter cuaca penting untuk wilayah Makassar. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 19 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang sangat tinggi, mencapai 79 hingga 100 persen. Angin diprakirakan bertiup dari arah Barat hingga Utara dengan kecepatan yang bervariasi antara 9 hingga 40 kilometer per jam.
Peringatan Dini dan Potensi Dampak
Berdasarkan analisis kondisi atmosfer, BMKG mengeluarkan sejumlah imbauan kewaspadaan. Masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan bagian barat, timur, dan selatan diharapkan mewaspadai potensi angin kencang yang dapat terjadi.
Lebih lanjut, akumulasi curah hujan yang signifikan juga meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi. BMKG mengingatkan agar warga di sejumlah wilayah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan tanah longsor.
"Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan dan gangguan perjalanan," jelas pernyataan resmi dari BMKG yang dirilis Senin malam.
Wilayah yang disebutkan perlu lebih siaga meliputi Barru, Gowa, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Maros, Makassar, Pangkep, Parepare, Pinrang, Takalar, dan Enrekang. Kewaspadaan ekstra disarankan bagi mereka yang tinggal di daerah rawan banjir atau lereng perbukitan.
Artikel Terkait
Ketua BEM UGM Laporkan Teror Anonim Usai Kritik Pemerintah
Dasco Minta Pemerintah Tunda Rencana Impor 105 Ribu Pick Up India
Tes Urine Massal di Polres Jakarta Pusat, Satu Personel Positif Codeine karena Obat Batuk
Kementan Pantau Pasokan dan Harga Daging-Telur Jelang Lebaran, Kondisi Umum Stabil