Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) menggelar aksi sosial keagamaan dengan menyembelih hewan kurban sekaligus menyalurkan santunan kepada anak yatim, sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan yang berpusat di Lapangan Rumah Dinas Kemenag, Ciracas, Jakarta Timur, ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat dan lembaga pendidikan keagamaan.
Panitia berhasil menghimpun dan menyembelih sebanyak 12 ekor sapi serta 6 ekor kambing pada tahun ini. Hewan kurban tersebut berasal dari gotong royong para pegawai di lingkungan Direktorat dan Sekretariat Ditjen Pendis, serta sejumlah mitra kerja Kemenag. Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, mengungkapkan rasa syukur atas tingginya antusiasme keluarga besar Kemenag dan para mitra dalam ibadah kurban kali ini.
"Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan ibadah kurban bersama. Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat berbagi, mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian kepada sesama," ujar Amien Suyitno dalam keterangan resminya, Senin (1/6/2026).
Dari total hewan kurban yang ada, sebanyak tiga ekor sapi disalurkan secara khusus ke sejumlah lembaga keagamaan di Jawa Barat. Lembaga tersebut meliputi Majelis Dzikir dan Shalawat Baqiyatussholihah Jam’iyah Thoriqoh di Bandung Barat, Pondok Pesantren Al Qur’an Tansyitul Muta’allimiin di Bojonggede, Kabupaten Bogor, serta Pesantren Al Karimiyah di Sawangan, Depok. Amien juga mengingatkan bahwa esensi utama dari ibadah kurban bukanlah sekadar besar atau kecilnya hewan yang disembelih, melainkan keikhlasan dan ketakwaan dalam menjalankan perintah Allah SWT.
Rangkaian acara yang dimulai sejak pagi hari berjalan dengan tertib. Usai proses penyembelihan, pencacahan, dan pengemasan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan seremoni doa bersama serta penyerahan santunan kepada anak yatim. Secara simbolis, daging kurban dan santunan diberikan kepada anak-anak dari TPQ Nurul Quran Rumah Tahfizh Klender, Yayasan Anakku Harapan Bangsa Jawa Timur, serta beberapa perwakilan penerima manfaat lainnya.
Secara keseluruhan, panitia mendistribusikan total 1.200 paket daging kurban. Paket-paket tersebut disalurkan secara merata kepada anak yatim, santri, mahasiswa, pensiunan, petugas keamanan, tenaga kebersihan, pegawai outsourcing, serta masyarakat umum yang membutuhkan di sekitar lokasi.
Artikel Terkait
Pelaku Curanmor Bersenpi Tewas Ditembak, Polisi Ringkus Satu Komplotan di Tulang Bawang
Kelebihan Biaya Perjalanan Luar Negeri Presiden Prabowo Ditanggung Pribadi, Klaim Sekretaris Kabinet
Polri Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Berbasis Data di Jalur Puncak, Volume Kendaraan Capai 40.000 per Hari
Ruben Onsu Hentikan Nafkah ke Sarwendah karena Tak Dapat Akses Temui Anak