Kebakaran di Situbondo Hanguskan Tiga Rumah, Kerugian Capai Rp290 Juta

- Kamis, 16 Juli 2026 | 23:30 WIB
Kebakaran di Situbondo Hanguskan Tiga Rumah, Kerugian Capai Rp290 Juta

Tiga rumah di Desa Asembagus, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, ludes dilalap api pada Kamis (16/7) malam. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik itu menyebabkan kerugian materiil mencapai Rp290 juta.

Api mulai terlihat sekitar pukul 19.30 WIB di bagian belakang rumah milik Bu Suwarjo (70). Warga setempat segera mengevakuasi lansia tersebut yang sempat berada di dalam rumah. Namun, embusan angin kencang membuat api dengan cepat merambat ke dua rumah milik Syarifuddin (48) yang berada di dekat lokasi.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa itu. Seluruh bangunan semipermanen beserta perabot rumah tangga hangus terbakar. Selain itu, uang tunai Rp10 juta dan perhiasan emas seberat 95 gram milik Bu Suwarjo juga ikut menjadi abu.

Rohimatul Jannah (46), kerabat Bu Suwarjo, menjadi orang pertama yang melihat kobaran api. Ia berteriak meminta pertolongan. "Begitu mendengar teriakan minta tolong, puluhan warga langsung datang membawa alat seadanya. Beruntung petugas damkar juga cepat bertindak, jika tidak, api pasti sudah merembet ke rumah warga lainnya," ujar Sugeng, salah seorang warga setempat.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Situbondo diterjunkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api. Camat Asembagus Ahmad Faishal dan Kapolsek Asembagus Iptu Komang Adi Aryama turut memantau proses penanganan.

Diduga Imbas Korsleting Listrik

Kepala BPBD Kabupaten Situbondo Timbul Soerjanto membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan pemeriksaan sementara, kebakaran diduga berasal dari arus pendek listrik di rumah Bu Suwarjo. "Meskipun dugaan awal akibat korsleting, petugas dari Polsek Asembagus masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Total kerugian materiil tercatat sebesar Rp290 juta," pungkasnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags