Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah sejumlah kantor berita Iran melaporkan serangan rudal AS di sekitar Pulau Qeshm, dekat Selat Hormuz. Laporan yang dikutip dari kantor berita Fars dan Tasnim menyebutkan bahwa lokasi di sekitar pulau tersebut terkena proyektil dari pihak Amerika.
Televisi pemerintah Iran juga memberitakan bahwa kota pelabuhan Bandar Abbas menjadi sasaran agresi musuh Amerika pada Kamis malam. Serangan ini terjadi hanya sebulan setelah kedua negara menandatangani kesepakatan awal yang bertujuan mengakhiri konflik yang meletus pada akhir Februari lalu.
Sebelumnya, Teheran telah memperingatkan akan menargetkan infrastruktur di seluruh wilayah jika Presiden AS Donald Trump menindaklanjuti ancamannya untuk menyerang pembangkit listrik dan jembatan di Iran. Eskalasi ini menandai babak baru dalam perseteruan kedua negara yang telah berlangsung lama.
Artikel Terkait
Iran Minta Houthi Siap Tutup Selat Bab el-Mandeb jika AS Serang Infrastruktur Listrik
Kampanye Pro-Israel Gagal Bendung Erosi Dukungan di Kalangan Konservatif Muda AS
Iran Serang Suriah, Garda Revolusi Klaim Hantam Pusat Komando AS
Pemerintah Imbau Pekerja Migran di Timur Tengah Tingkatkan Kewaspadaan Imbas Serangan AS ke Iran