Kekayaan bersih Elon Musk terkoreksi hingga 22,6 miliar dolar AS atau setara Rp404 triliun setelah harga saham SpaceX terus melemah. Pada perdagangan Kamis (16/7/2026) waktu setempat, saham SPCX berada di level 131,11 dolar AS, turun dari harga penawaran umum perdana (IPO) di 135 dolar AS.
Berdasarkan perhitungan Forbes, kekayaan Musk kini mencapai 838,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp15 kuadriliun. Meski turun, ia masih mempertahankan posisinya sebagai orang terkaya di dunia, unggul jauh dari pendiri Google Larry Page yang memiliki kekayaan 290,3 miliar dolar AS dan Sergey Brin sebesar 267,8 miliar dolar AS.
Musk diketahui memiliki sekitar 4,8 miliar lembar saham SpaceX dan 350 juta opsi saham tambahan. Selain itu, ia juga menguasai sekitar 700 juta lembar saham Tesla.
Sebelumnya, kekayaan Musk sempat mencapai rekor tertinggi sebesar 1,45 triliun dolar AS pada 16 Juni 2026, ketika saham SpaceX menembus level tertinggi sepanjang masa di atas 225 dolar AS per saham. Namun, sejak saat itu, harga saham perusahaan telah anjlok lebih dari 38 persen.
Meski harga saham SpaceX terus terkoreksi, mayoritas analis Wall Street masih memberikan prospek positif terhadap perusahaan tersebut. Saham SpaceX sendiri bergerak sangat fluktuatif sejak mencatatkan debut di bursa pada bulan lalu. Setelah sempat mencapai rekor tertinggi sehari usai IPO, saham perusahaan kemudian melemah dalam 11 dari total 17 sesi perdagangan.
Artikel Terkait
SpaceXAI Rilis Grok 4.5, Klaim Setara Opus dengan Biaya Lebih Murah
SpaceX Bangun Pipa Gas Alam 13 Km di Texas untuk Dukung Peluncuran Starship
Elon Musk Dikecam karena Promosikan Film Kontroversial yang Dituduh Anti-Muslim dan Anti-Imigran
SpaceX Siapkan Langkah Besar Masuki Bisnis Telepon Seluler Langsung Bersaing dengan AT&T dan Verizon