SpaceX dilaporkan akan membangun jalur pipa gas alam sepanjang delapan mil atau sekitar 13 km di Texas, dari Pelabuhan Brownsville ke Starbase. Proyek yang dijuluki Starpipe ini akan dimulai bulan depan dan ditargetkan beroperasi pada 26 Januari, menurut laporan Reuters.
Pembangunan pipa akan dilakukan di lahan seluas 34 hektare di Pelabuhan Brownsville. Langkah ini memungkinkan SpaceX mengembangkan roket generasi baru yang lebih canggih, terutama roket Starship yang dapat digunakan kembali dan berkapasitas besar.
Roket Starship membutuhkan 2,4 juta liter gas metana cair setiap kali meluncur. Saat ini, pasokan gas tersebut dikirim menggunakan ratusan truk tangki, sebuah proses yang memakan waktu lama. Dengan pipa langsung, pasokan diharapkan lebih efisien, mengingat ambisi Elon Musk untuk meningkatkan frekuensi peluncuran hingga puluhan, ratusan, bahkan ribuan per tahun.
SpaceX juga mempertimbangkan untuk mengebor gas alam sendiri, meskipun perusahaan belum memiliki pengalaman di sektor minyak dan gas. Langkah ini menggarisbawahi strategi jangka panjang SpaceX untuk mengendalikan sebanyak mungkin rantai pasokannya, sebuah pendekatan padat modal yang dilakukan untuk mengungguli para pesaing dalam pengembangan roket dan pesawat ruang angkasa.
Proyek pipa gas ini menjadi bagian dari rencana besar SpaceX: memperluas jaringan broadband Starlink, menempatkan satelit pusat data AI di orbit, dan pada akhirnya membawa astronot ke Bulan dan Mars.
Artikel Terkait
SpaceX Siapkan Langkah Besar Masuki Bisnis Telepon Seluler Langsung Bersaing dengan AT&T dan Verizon