PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) resmi berganti nama menjadi PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk. Perubahan ini menandai transformasi bisnis perusahaan dari produsen sepeda menjadi perusahaan holding yang bergerak di sektor teknologi, data, energi, infrastruktur, dan pangan.
Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta pada 2 Juli 2026. Seluruh pemegang saham 100 persen menyetujui pergantian nama tersebut.
BIKE selama ini dikenal sebagai produsen sepeda dalam negeri dengan merek-merek seperti Genio Bike, United Bike, dan Avand. Namun, arah bisnis berubah drastis setelah PT Penajam Makmur Jaya (PMJ) masuk sebagai pengendali baru. Hingga akhir Mei 2026, PMJ menguasai 969,17 juta saham BIKE, setara 74,9 persen dari total modal disetor dan ditempatkan.
PMJ sendiri dimiliki oleh PT Sarjana Sama Indah (SSI) dan PT Kalimantan Sejahtera Indonesia (KSI) dengan porsi masing-masing 80 persen dan 20 persen. Pemilik manfaat akhir perseroan adalah Cahyadi.
Di bawah kendali pemilik baru, BIKE akan diarahkan menjadi perusahaan holding yang membawahi sektor pertambangan hingga hotel. Perusahaan juga akan memperoleh pinjaman pemegang saham sebesar Rp1 triliun. Dana itu akan digunakan untuk mengembangkan bisnis sepeda listrik dan mengakuisisi 70-75 persen saham MENN. Nantinya, MENN akan menjadi anak usaha BIKE yang menjalankan bisnis data center.
Selain perubahan nama, RUPSLB juga menyetujui pengangkatan Eric Kusuma sebagai Direktur Utama BIKE. Andrew Mulyadi yang sebelumnya menjabat direktur utama digeser menjadi direktur perseroan.