Perpindahan Layanan Umrah ke Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Dipercepat

- Selasa, 07 Juli 2026 | 12:40 WIB
Perpindahan Layanan Umrah ke Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Dipercepat

Proses perpindahan layanan keberangkatan jemaah umrah rombongan ke Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta berjalan lebih cepat dari jadwal semula. Tahap pertama yang berlangsung pada 1 Juli 2026 dinilai lancar, sehingga tahap ketiga yang sedianya digelar 15 Juli 2026 dimajukan menjadi 10 Juli 2026.

Keputusan percepatan ini tertuang dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SE DJPU 12 Tahun 2026 dan Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor SE-153/BN/2026. General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan evaluasi tahap pertama menunjukkan transisi operasional berjalan baik.

"Evaluasi pelaksanaan tahap pertama menunjukkan bahwa proses keberangkatan jemaah melalui Terminal 2F berjalan dengan baik. Seluruh pemangku kepentingan mampu berkolaborasi secara optimal sehingga penyesuaian jadwal tahap berikutnya dapat dilakukan dengan tetap mengutamakan kesiapan operasional serta kualitas pelayanan kepada jemaah," ujar Heru dalam keterangannya, Selasa (7/6/2026).

Pada tahap pertama, maskapai yang sudah menggunakan terminal baru itu adalah Loong Air, Hainan Airlines, dan Saudi Arabian Airlines. Tahap kedua pada 8 Juli 2026 akan melayani Scoot dan Turkish Airlines. Sementara tahap ketiga yang dipercepat pada 10 Juli 2026 akan melayani Qatar Airways, Egypt Air, Oman Air, Emirates, dan Etihad Airways.

Heru menambahkan, percepatan dilakukan setelah mempertimbangkan kesiapan operasional maskapai, penyelenggara layanan kebandarudaraan, perusahaan ground handling, serta seluruh pihak terkait. Ke depan, Bandara Soekarno-Hatta berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan untuk mendukung penyelenggaraan ibadah umrah yang aman, tertib, dan nyaman.

"Kami terus memperkuat koordinasi bersama regulator, maskapai, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), ground handling, dan seluruh stakeholder agar proses transisi berjalan lancar. Tujuan utamanya adalah menghadirkan layanan yang semakin nyaman, tertib, dan efisien bagi seluruh jemaah sejak tiba di bandara hingga keberangkatan menuju Tanah Suci," pungkas Heru.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags