Pemulung yang Setiap Hari Melambaikan Tangan ke Bus Haji Akhirnya Berangkat Umrah

- Kamis, 02 Juli 2026 | 14:00 WIB
Pemulung yang Setiap Hari Melambaikan Tangan ke Bus Haji Akhirnya Berangkat Umrah

Yarmayati (65), yang akrab disapa Ema, akhirnya menginjakkan kaki di Tanah Suci setelah bertahun-tahun hanya bisa melambaikan tangan dari pinggir jalan setiap kali bus jemaah haji melintas di dekat Asrama Haji Tabing, Padang. Perempuan yang sehari-hari mengayuh becak pengangkut sampah dan memulung itu resmi bertolak menuju Madinah melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, untuk menunaikan umrah.

Perjalanan yang selama ini hanya menjadi mimpi itu terwujud berkat hadiah umrah dari Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Andre Rosiade. Selain Ema, tiga siswa SMA Negeri 1 Padang penghafal 30 juz Al-Qur'an dan seorang guru tahfiz juga diberangkatkan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka.

Sehari sebelumnya, rombongan diberangkatkan dari Padang menuju Jakarta dan menginap di hotel dekat bandara sebelum melanjutkan penerbangan internasional. Seluruh perjalanan ibadah difasilitasi oleh travel Bin Dawood.

Andre mengaku bersyukur akhirnya dapat memenuhi janji yang pernah disampaikan kepada Ema setelah kisah hidup perempuan tangguh itu menyentuh hati banyak orang. "Alhamdulillah, hari ini Buk Ema berangkat ke Tanah Suci. Semoga beliau selalu diberi kesehatan, perjalanan lancar, ibadah umrahnya diterima Allah SWT dan kembali ke Tanah Air menjadi umrah yang mabrurah," kata Andre dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7/2026).

Kisah Ema sebelumnya viral di media sosial. Video yang memperlihatkan dirinya melambaikan tangan sambil mendoakan setiap bus jemaah haji asal Sumatra Barat menyentuh hati banyak orang hingga akhirnya sampai kepada Andre. Tanpa menunggu lama, Andre mendatangi rumah sederhana Ema di Kelurahan Parupuk Tabing. Saat itu, ia tidak hanya menghadiahkan paket umrah, tetapi juga menyerahkan becak kayuh baru untuk menggantikan becak lamanya yang telah usang, bantuan sembako, modal usaha, serta jaminan BPJS Kesehatan selama setahun.

Menurut Andre, ketulusan Ema menjadi pelajaran berharga. Di tengah keterbatasan ekonomi dan pekerjaan yang berat sebagai penarik becak sampah, ia masih menyempatkan diri mendoakan orang lain agar menjadi haji yang mabrur. "Beliau tidak pernah iri melihat orang lain berangkat ke Tanah Suci. Yang beliau lakukan justru mendoakan mereka," ujar Andre. "Ketulusan seperti inilah yang menggerakkan hati kami untuk membantu mewujudkan cita-citanya," sambungnya.

Ema tak mampu menyembunyikan rasa harunya menjelang keberangkatan. Perempuan yang sepanjang hidupnya bekerja mengangkut sampah warga itu mengaku tak pernah membayangkan bisa menginjakkan kaki di Tanah Suci. "Alhamdulillah. Terima kasih banyak Pak Andre. Cita-cita saya ke Mekkah akhirnya terkabul dengan umrah ini," ucap Ema. "Semoga Allah membalas semua kebaikan Pak Andre. Sehat selalu dan sukses," sambungnya.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags