Genosida Gaza Memasuki Hari ke-1.000, Korban Tembus 73.000 Jiwa

- Kamis, 02 Juli 2026 | 14:40 WIB
Genosida Gaza Memasuki Hari ke-1.000, Korban Tembus 73.000 Jiwa

Perang genosida Israel di Gaza telah memasuki hari ke-1.000 sejak dimulainya pada 7 Oktober 2023. Selama periode tersebut, pasukan Israel menewaskan sedikitnya 73.066 warga Palestina dan melukai 173.514 lainnya, menurut data terbaru.

Meskipun ada apa yang disebut "gencatan senjata" sejak Oktober 2025, serangan udara dan artileri Israel masih terjadi hampir setiap hari. Kementerian Kesehatan Gaza mencatat 1.053 warga Palestina tewas sejak gencatan senjata, termasuk lebih dari 350 perempuan dan anak-anak. Lebih dari 3.400 orang lainnya terluka dalam periode yang sama.

Perserikatan Bangsa-Bangsa, pada Rabu (1/7/2026), memperingatkan bahwa perluasan kendali teritorial Israel di Gaza meningkatkan risiko mematikan bagi warga sipil Palestina. PBB menyoroti ketiadaan demarkasi yang jelas di lapangan, membuat warga rentan terkena serangan.

Blokade Israel semakin memperparah situasi. Semua penyeberangan perbatasan Gaza tetap dibatasi atau ditutup ketat, sehingga wilayah tersebut praktis terisolasi. Akibatnya, 17 rumah sakit masih belum berfungsi karena kekurangan pasokan dasar, demikian laporan PBB bulan lalu.

Ratusan ribu warga Palestina kini hidup di kamp-kamp tenda tanpa fasilitas dasar, atau tinggal di reruntuhan bangunan yang hancur akibat bom. Banyak dari mereka mengaku sudah melampaui batas kemampuan bertahan setelah 1.000 hari perang.

Kondisi kelaparan telah dinyatakan di Kota Gaza sejak Agustus lalu, seperti yang diprediksi para ahli kesehatan dan ketahanan pangan internasional. Namun, badan militer Israel yang mengoordinasikan urusan sipil di Gaza, COGAT, membantah klaim tersebut. Mereka menyatakan bahwa jumlah makanan yang masuk ke Gaza jauh melebihi kebutuhan nutrisi penduduk sipil.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags