Zulkifli Hasan Targetkan Indonesia Jadi Penghasil Ikan Terbesar Dunia

- Kamis, 02 Juli 2026 | 15:48 WIB
Zulkifli Hasan Targetkan Indonesia Jadi Penghasil Ikan Terbesar Dunia

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menargetkan Indonesia menjadi penghasil ikan terbesar di dunia. Target itu menjadi bagian dari program swasembada pangan yang kini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan protein.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah akan memperkuat sektor perikanan tangkap dan budidaya, serta membangun Kampung Nelayan Merah Putih. "Jadi intinya, tahun ini fokus kepada kita tidak hanya swasembada, kita ingin menjadi penghasil ikan terbesar di dunia. Ya, apa bisa? Ya bisa kalau kita sungguh-sungguh," kata Zulhas usai Rakornas KKP di Jakarta, Kamis (2/7).

Zulhas menjelaskan bahwa pemerintah telah berhasil mencapai swasembada karbohidrat pada 2025 melalui peningkatan produksi beras dan jagung. Memasuki 2026, fokus bergeser ke sektor protein, terutama ikan. "Tahun pertama, 2025, sudah tercapai karbohidrat. Karbohidrat itu beras dan jagung. Tahun ini fokusnya adalah protein, ikan. Baik ikan tangkap dari laut maupun budidaya," ujarnya.

Salah satu strategi utama adalah pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang dirancang sebagai pusat kegiatan ekonomi nelayan. Program ini bertujuan meningkatkan posisi tawar nelayan yang selama ini lemah karena hasil tangkapan harus segera dijual sebelum kualitas ikan menurun. "Nah, ini yang dibereskan oleh, perintah Bapak Presiden, dibikinlah Kampung Nelayan Merah Putih. Di mana nelayan berkumpul, dibangun kampung nelayan. Di situ dibikin balai lelang, dibikin cold storage, dibikin pabrik es. Jadi bisa disimpan kalau harganya murah," kata Zulhas.

Ia menambahkan, jika harga masih murah, koperasi Merah Putih akan membeli hasil tangkapan untuk disuplai ke SPPG. Zulhas mengakui program ini membutuhkan waktu dan dukungan dari berbagai pihak. "Jadi dengan dukungan semua pihak, apalagi DPR, Ibu Ketua juga mendukung penuh program kebijakan Presiden untuk swasembada, insya Allah tidak hanya swasembada, bahkan kita akan menjadi eksportir besar di dunia," tegasnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags