Zulhas Bantah Stigma PAN sebagai Partai Artis Nasional, Sebut Kadernya Cerdas dan Produktif

- Minggu, 28 Juni 2026 | 10:20 WIB
Zulhas Bantah Stigma PAN sebagai Partai Artis Nasional, Sebut Kadernya Cerdas dan Produktif

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan membantah anggapan partainya kerap diplesetkan sebagai Partai Artis Nasional. Ia justru menegaskan bahwa kader yang berlatar belakang artis memiliki talenta luar biasa dan cerdas.

"Ya, Partai PAN itu kadang-kadang diplesetkan Partai Artis Nasional, ya. Nah, kami tidak membeda-bedakan siapapun yang cinta terhadap bangsa kita, cinta tanah air, bergabung sama kita, apalagi artis," kata Zulhas kepada wartawan, Sabtu (28/6/2026).

Zulhas mencontohkan anggota DPR RI sekaligus Ketua DPW PAN DKI Uya Kuya yang merupakan lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia. Menurutnya, para artis yang bergabung dengan PAN terbukti kreatif dan produktif.

"Artis itu punya talenta-talenta yang luar biasa, cerdas-cerdas, ya, seperti Eko Patrio, Uya Kuya, gitu," ujar Zulhas.

"Tadi kan teman-teman lihat betapa mereka kreatif, kerjanya sangat produktif, cerdas-cerdas. Dan Uya Kuya itu lulusan UI, ya, jurusan apa, FISIP UI. Studinya memang politik, gitu," sambungnya.

Pernyataan itu disampaikan Zulhas usai melantik pengurus DPW PAN DKI Jakarta periode 2024-2029. Posisi ketua DPW kini dijabat oleh Surya Utama atau Uya Kuya.

"Saya Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional, pada hari ini Sabtu, 27 Juni 2026 bertempat di Balai Sarbini, Jakarta, melantik dan mengukuhkan saudara-saudaraku sekalian sebagai pengurus DPW PAN DKI Jakarta dan DPD-DPD seluruh DKI Jakarta periode 2024-2029," ujar Zulhas di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Sabtu (28/6/2026).

Zulhas berharap kepengurusan di bawah komando Uya Kuya dapat memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. "Teriring doa semoga Allah subhanahu wa ta'ala, Tuhan Yang Mahakuasa memberikan petunjuk, bimbingan, tuntunan, hidayah, dan rida-Nya. Memberikan kekuatan dan kemudahan untuk memberikan pengabdian terbaik kita kepada bangsa dan negara," jelasnya.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags