Bank Mandiri: Penempatan Dana SAL Perkuat Likuiditas dan Dorong Intermediasi Perbankan

- Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:36 WIB
Bank Mandiri: Penempatan Dana SAL Perkuat Likuiditas dan Dorong Intermediasi Perbankan

Bank Mandiri menyambut baik kebijakan Kementerian Keuangan yang menempatkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di perbankan nasional. Langkah ini dinilai tidak hanya memperkuat likuiditas industri, tetapi juga mendorong fungsi intermediasi perbankan agar lebih optimal dalam menopang pertumbuhan ekonomi.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyebut penempatan dana SAL sebagai wujud sinergi nyata antara pemerintah dan perbankan. Menurutnya, kerja sama ini memperkuat ketahanan sektor keuangan sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah berbagai tantangan.

"Kami berterima kasih atas kepercayaan Kementerian Keuangan yang menempatkan dana SAL di Bank Mandiri. Dana SAL menjadi bagian dari ekosistem penggerak ekonomi negeri yang kontribusinya dirasakan secara langsung dalam mendukung pertumbuhan kredit dan kebutuhan masyarakat," ujar Riduan dalam keterangan resmi, Sabtu (27/6).

Riduan menambahkan, kolaborasi erat dengan pemerintah menjadi fondasi penting dalam memperkuat efektivitas kebijakan fiskal. Hal ini sekaligus mendukung optimalisasi fungsi intermediasi perbankan, termasuk dalam penyaluran pembiayaan ke sektor-sektor produktif.

"Kolaborasi tersebut semakin memperkuat komitmen Bank Mandiri untuk terus menjalankan perannya dalam menyalurkan pembiayaan secara sehat dan berkelanjutan kepada sektor yang mendukung ekonomi kerakyatan," imbuh Riduan.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, menambahkan bahwa kehadiran dana SAL memberikan dampak positif yang terukur pada struktur pendanaan perseroan. Efisiensi biaya dana yang dihasilkan, kata dia, secara langsung memperluas ruang penyaluran kredit.

Ke depan, Bank Mandiri akan tetap fokus pada pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang solid. Strategi ini didukung oleh penghimpunan dana murah yang berkelanjutan melalui penguatan ekosistem dan akselerasi digital. Novita menegaskan, langkah tersebut menjadi fondasi penting bagi struktur pendanaan yang kuat dan resilien.

Dari sisi penyaluran kredit, perseroan memproyeksikan pertumbuhan yang sejalan dengan laju industri hingga akhir tahun. Bank Mandiri akan terus mengoptimalkan fungsi intermediasi secara selektif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang disiplin.

"Sebagai mitra strategis pemerintah dan penggerak ekonomi kerakyatan, penyaluran kredit Bank Mandiri difokuskan pada segmen UMKM yang memiliki peran besar dalam mendorong perekonomian nasional. Dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan menjaga kualitas aset secara disiplin, Bank Mandiri siap memberikan kontribusi positif dalam mendukung agenda prioritas pemerintah," pungkas Novita.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags