Bank Mandiri dan Paramount Perkuat Sinergi untuk Kembangkan Properti Berkelanjutan

- Senin, 10 Agustus 2026 | 09:20 WIB
Bank Mandiri dan Paramount Perkuat Sinergi untuk Kembangkan Properti Berkelanjutan

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satu langkahnya adalah dengan memperluas kolaborasi bersama PT Paramount Enterprise International (Paramount) dalam menghadirkan solusi perbankan terintegrasi dan mendukung pengembangan kawasan properti yang berkelanjutan.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan dua nota kesepahaman (MoU) pada Rabu, 5 Agustus 2026. MoU pertama mencakup kerja sama kawasan dan penggunaan jasa atau produk perusahaan, ditandatangani oleh Direktur Network & Retail Funding Bank Mandiri Jan Winston Tambunan dan SEVP Corporate Banking 1 Bank Mandiri Eny Kurniasih M. Mukarromah, bersama President Director Paramount M. Nawawi dan Director Paramount Chrissandy Dave Winata. MoU kedua mengenai kerja sama pemasaran dan penggunaan jasa atau produk perusahaan, ditandatangani oleh Direktur Consumer Banking Bank Mandiri Saptari bersama Director Paramount Santi Meilawati.

Proses penandatanganan turut disaksikan oleh Direktur Risk Management Bank Mandiri Danis Subyantoro dan SEVP Risk Management Bank Mandiri Wildan Sanjoyo, serta jajaran manajemen Paramount, termasuk Board of Advisor Ervan Adi Nugroho dan Nurmiyanti Said, serta Director Norman S. Daulay.

Langkah ini merupakan strategi kedua perusahaan untuk memperkuat integrasi layanan keuangan sekaligus mendukung pengembangan kawasan yang modern, produktif, dan berdaya saing. Melalui kolaborasi ini, Bank Mandiri akan menyediakan layanan perbankan komprehensif bagi Paramount Group dan entitas afiliasinya, mulai dari pengelolaan transaksi dan operasional perusahaan, digitalisasi layanan keuangan, hingga solusi pembiayaan konsumen melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, Saptari, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud komitmen perseroan dalam menghadirkan solusi finansial terintegrasi bagi pelaku usaha di berbagai sektor strategis. Menurutnya, sinergi dengan Paramount tidak sekadar memperluas kerja sama bisnis, tetapi juga menciptakan nilai tambah yang mampu memperkuat ekosistem industri properti dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

"Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, Bank Mandiri terus memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor-sektor produktif, termasuk properti yang memiliki multiplier effect besar terhadap berbagai industri," ujar Saptari dalam keterangan resmi, Minggu, 9 Agustus 2026.

"Melalui integrasi solusi keuangan, layanan digital, hingga pembiayaan yang komprehensif, kami ingin menghadirkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan sekaligus mendukung Paramount mengembangkan kawasan yang tidak hanya menjadi pusat hunian dan bisnis, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan," tambahnya.

Saptari menjelaskan bahwa sektor properti merupakan salah satu motor penggerak ekonomi nasional karena memiliki efek berganda terhadap lebih dari 180 subsektor industri. Oleh karena itu, Bank Mandiri akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pelaku usaha untuk memperkuat akses pembiayaan, mendorong pengembangan ekosistem bisnis, serta mendukung pembangunan kawasan yang berdampak ekonomi luas.

Ia menambahkan, kemitraan Bank Mandiri dan Paramount sejatinya telah berkembang melalui berbagai inisiatif strategis, seperti pengelolaan layanan payroll, digitalisasi sistem pembayaran kawasan melalui integrasi layanan perbankan, dukungan pembiayaan bagi pengembangan bisnis maupun konsumen, hingga implementasi berbagai inisiatif keberlanjutan. Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi tonggak penting untuk memperluas sinergi tersebut sehingga mampu memberikan nilai tambah yang semakin besar bagi seluruh pemangku kepentingan.

Bank Mandiri juga menyediakan solusi pembiayaan KPR terdigitalisasi, yaitu New Livin' KPR melalui aplikasi Livin' by Mandiri. Inovasi ini dirancang untuk memberikan kemudahan dan percepatan proses pembelian properti bagi masyarakat pada berbagai proyek Paramount, termasuk Paramount Serpong dan Paramount Petals.

Sejalan dengan komitmen kedua perusahaan terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), pada kesempatan tersebut Bank Mandiri juga menyerahkan Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK) sebesar 89 ton CO2e sebagai dukungan terhadap upaya penyeimbangan emisi dari pengembangan kawasan hunian Matera Lakeside di Gading Serpong.

"Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam menghadirkan pembangunan yang tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga manfaat nyata bagi lingkungan. Kami meyakini sinergi yang mengedepankan prinsip keberlanjutan akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan pertumbuhan yang berkualitas sekaligus mendukung transisi menuju masa depan yang lebih hijau dan rendah karbon," tambah Saptari.

Sebagai salah satu pengembang properti terkemuka di Indonesia, Paramount memiliki portofolio bisnis yang mencakup pengembangan kawasan mandiri, area komersial, hospitality, penyediaan energi, hingga layanan kesehatan premium melalui Bethsaida Hospital dan Seraphim Medical Center. Dengan kekuatan ekosistem tersebut, kolaborasi bersama Bank Mandiri diharapkan mampu memperluas sinergi lintas sektor, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, serta menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat.

Ke depan, Bank Mandiri terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pelaku industri sebagai bagian dari strategi memperkokoh ekosistem bisnis nasional. Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, Bank Mandiri optimistis sinergi bersama mitra strategis akan mempercepat pembangunan yang inklusif, meningkatkan daya saing sektor-sektor produktif, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags