PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) mengamankan fasilitas kredit baru dan tambahan limit dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk senilai total USD25 juta. Perjanjian pembiayaan ditandatangani pada 13 Agustus 2025, mencakup kredit investasi USD11,2 juta, tambahan limit Kredit Modal Kerja (KMK) Revolving USD4,4 juta, Kredit Modal Kerja Transaksional USD4,4 juta, serta tambahan limit Treasury Line USD5 juta.
Direktur Utama Sat Nusapersada, Abidin Fan, menyatakan bahwa pembiayaan ini memberikan fleksibilitas pendanaan yang lebih besar bagi perseroan untuk mengembangkan bisnis. "Dengan adanya fasilitas pembiayaan baru dari perbankan, perseroan memiliki fleksibilitas pendanaan yang lebih baik untuk mendukung pengembangan usaha, termasuk investasi pada berbagai proyek baru yang akan datang," ujarnya.
Abidin menambahkan, fasilitas tersebut akan memperkuat likuiditas keuangan perseroan dan memberi ruang pendanaan untuk ekspansi usaha. Meski demikian, ia mengakui akan ada peningkatan beban keuangan akibat kewajiban pembayaran bunga secara berkala. "Fasilitas itu akan meningkatkan likuiditas keuangan perseroan, namun akan terdapat beban bunga yang harus dibayar tiap bulannya. Kelangsungan usaha perseroan akan tetap terjaga," katanya.
Artikel Terkait
Bank Mandiri dan Paramount Perkuat Sinergi untuk Kembangkan Properti Berkelanjutan
Bank Mandiri Dukung Pembayaran Nirsentuh Global di MRT Jakarta
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 21,41 Triliun hingga Semester I 2026
Mitra Pack Dapatkan Tambahan Fasilitas Kredit dari Bank Mandiri dan Take Over Pinjaman